PNM kembangkan ekspansi di Pekanbaru
Minggu, 16 Desember 2012 - 19:04 WIB
PNM kembangkan ekspansi di Pekanbaru
A
A
A
Sindonews.com - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) semakin menggeliat di Pekanbaru, khususnya di sektor perkebunan, jasa dan perdagangan. Hal ini ditopang prospek bisnis industri mikro kecil yang kian menjanjikan seiring besarnya potensi sumber daya alam di Pekanbaru.
Untuk menjawab tingginya kebutuhan pembiayaan sektor UMKM dan untuk semakin mendekatkan diri dengan nasabah UMKM, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai lembaga keuangan nonbank milik pemerintah melakukan ekspansi pembiayaan dan pengembangan UMKM di Pekanbaru.
“Kita ketahui Pekanbaru memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya perkebunan. Ini mendorong sektor UMKM di daerah ini terus tumbuh dan berkembang. Sehingga, PNM hadir dan siap ekspansi bisnis pengembangan UMKM ke depan,” kata Presiden Direktur PNM, Parman Nataatmadja di sela acara peresmian Kantor PNM Cabang Pekanbaru, Sabtu (15/12/2012).
Sejak beroperasinya bisnis baru berupa Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) pada Maret 2009, PNM cabang Pekanbaru memiliki pertumbuhan kinerja yang positif. Hingga akhir November 2012, PNM telah menyalurkan pembiayaan mikro melalui Ulamm sebesar Rp164 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 3.273 orang.
Pertumbuhan tersebut diiringi capaian kualitas pembiayaan yang baik. Ini tercermin dari tingkat kredit bermasalah (NPL) di PNM cabang Pekanbaru di bawah 2 persen. Hal itu disebabkan jasa pembiayaan PNM dikombinasikan dengan adanya program pelatihan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) kepada nasabahnya.
Menurut Pemimpin cabang PNM Pekanbaru, Ramon Agustus, pada tahun 2013 PNM cabang Pekanbaru akan menambah empat unit Ulamm di empat Kabupaten di Provinsi Riau, yaitu di Ulamm Belilas, Ullam UKUI, Ulamm Flamboyan, Ulamm Teluk Kuantan, serta satu kantor klaster di Air Molek.
“Penambahan unit-unit baru ini akan lebih memacu kinerja pembiayaan maupun bisa menjangkau lebih luas para pelaku UMKM di Pekanbaru,” tuturnya.
Hingga saat ini, PNM cabang Pekanbaru ditopang oleh dua klaster, yaitu klaster Panam dan Duri, serta 12 kantor unit Ulamm, yaitu unit Panam, Kodim, Bangkinang, Ujung Batu, Air Molek, Kerinci, Duri, Dumai, Bagan Batu, Ujung Tanjung, Perawang, dan Kandis.
Parman menambahkan, langkah ekspansi di Pekanbaru ini merupakan bagian dari rencana PNM yang akan menambah sebanyak 100 unit baru pada tahun depan. Ini untuk memperkuat penetrasi jaringan layanan PNM di seluruh Indonesia.
Dengan bertambahnya jaringan tersebut, PNM optimistis mencapai penyaluran pembiayaan ke sektor usaha mikro kecil (UMK) melalui Ulamm mencapai Rp3,3 triliun. “Kita menargetkan pembiayaan tumbuh minimal 25 persen per tahun,” jelas Parman.
Untuk menjawab tingginya kebutuhan pembiayaan sektor UMKM dan untuk semakin mendekatkan diri dengan nasabah UMKM, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai lembaga keuangan nonbank milik pemerintah melakukan ekspansi pembiayaan dan pengembangan UMKM di Pekanbaru.
“Kita ketahui Pekanbaru memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya perkebunan. Ini mendorong sektor UMKM di daerah ini terus tumbuh dan berkembang. Sehingga, PNM hadir dan siap ekspansi bisnis pengembangan UMKM ke depan,” kata Presiden Direktur PNM, Parman Nataatmadja di sela acara peresmian Kantor PNM Cabang Pekanbaru, Sabtu (15/12/2012).
Sejak beroperasinya bisnis baru berupa Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) pada Maret 2009, PNM cabang Pekanbaru memiliki pertumbuhan kinerja yang positif. Hingga akhir November 2012, PNM telah menyalurkan pembiayaan mikro melalui Ulamm sebesar Rp164 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 3.273 orang.
Pertumbuhan tersebut diiringi capaian kualitas pembiayaan yang baik. Ini tercermin dari tingkat kredit bermasalah (NPL) di PNM cabang Pekanbaru di bawah 2 persen. Hal itu disebabkan jasa pembiayaan PNM dikombinasikan dengan adanya program pelatihan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) kepada nasabahnya.
Menurut Pemimpin cabang PNM Pekanbaru, Ramon Agustus, pada tahun 2013 PNM cabang Pekanbaru akan menambah empat unit Ulamm di empat Kabupaten di Provinsi Riau, yaitu di Ulamm Belilas, Ullam UKUI, Ulamm Flamboyan, Ulamm Teluk Kuantan, serta satu kantor klaster di Air Molek.
“Penambahan unit-unit baru ini akan lebih memacu kinerja pembiayaan maupun bisa menjangkau lebih luas para pelaku UMKM di Pekanbaru,” tuturnya.
Hingga saat ini, PNM cabang Pekanbaru ditopang oleh dua klaster, yaitu klaster Panam dan Duri, serta 12 kantor unit Ulamm, yaitu unit Panam, Kodim, Bangkinang, Ujung Batu, Air Molek, Kerinci, Duri, Dumai, Bagan Batu, Ujung Tanjung, Perawang, dan Kandis.
Parman menambahkan, langkah ekspansi di Pekanbaru ini merupakan bagian dari rencana PNM yang akan menambah sebanyak 100 unit baru pada tahun depan. Ini untuk memperkuat penetrasi jaringan layanan PNM di seluruh Indonesia.
Dengan bertambahnya jaringan tersebut, PNM optimistis mencapai penyaluran pembiayaan ke sektor usaha mikro kecil (UMK) melalui Ulamm mencapai Rp3,3 triliun. “Kita menargetkan pembiayaan tumbuh minimal 25 persen per tahun,” jelas Parman.
(rna)
Lihat Juga :