Natal & Tahun Baru tidak akan pengaruhi inflasi

Senin, 17 Desember 2012 - 16:08 WIB
Natal & Tahun Baru tidak...
Natal & Tahun Baru tidak akan pengaruhi inflasi
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menuturkan adanya natal dan tahun baru tidak akan berdampak besar terhadap inflasi di bulan Desember 2012. Menurutnya, ini berbeda dibandingkan dengan kondisi lebaran Idul Fitri yang memicu kenaikan inflasi.

"Pengaruhnya enggak terlalu besar, tak seperti lebaran, puasa gitu yah," ungkap Suryamin kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Senin (17/12/2012).

Dia menjelaskan, bahwa patokannya dapat dilihat dari tahun sebelumnya dimana juga tidak ada perubahan yang terlalu besar. Sedangkan untuk inflasi secara keseluruhan Suryamin belum dapat memastikan, karena mesti mengetahui hasil di bulan ini. "Kita lihat tahun lalu, masih sama," jelas Suryamin.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) menilai inflasi akan tetap terkendali di bawah titik tengah sasaran dari pemerintah yaitu 4,5±1 persen hingga akhir tahun 2012. Hal ini seiring dengan penerapan bauran kebijakan moneter dan makropudential.

"Serta koordinasi kebijakan dengan pemerintah melalui forum Tim Pengendali Inflasi (TPI) dan TPID," kata Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Dody Budi Waluyo di Gedung BI, Jakarta, pekan kemarin.

Pada catatannya, Inflasi IHK pada November 2012 tercatat sebesar 0,07 persen secara month to month (m to m) atau year on year (yoy) tercatat 4,32 persen.

Dia menuturkan, disamping inflasi kelompok volatile foods dan administered prices yang rendah. Sedangkan inflasi inti juga terkendali dengan rendahnya inported inflation sejalan dengan penurunan harga komoditas pangan dan energi global.

"Kemudian terjaganya stabilitas rupiah, cenderung menurunnya espektasi inflasi serta respon sisi penawaran yang memadai," lanjut Dody.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
13 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
38 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
1 jam yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
1 jam yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
1 jam yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved