Bajatama tingkatkan ekspor baja ke ASEAN
Selasa, 18 Desember 2012 - 14:53 WIB
Bajatama tingkatkan ekspor baja ke ASEAN
A
A
A
Sindonews.com - PT Sarana Sentral Bajatama Tbk (BAJA) berencana mengekspor 20 persen dari produksi baja ke sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Thailand dan Myanmar pada tahun depan.
Persentase itu jauh lebih tinggi dari realisasi ditahun ini, yakni hanya 1 persen dari total produksi. Perseroan berharap pada 2013, nilai penjualan di Asia Tenggara mencapai USD1-2 juta dan akan terus meningkat di masa mendatang.
Dengan naiknya ekspor, diharapkan bisa mendongkrak penjualan perseroan pada 2013, yang diperkirakan pada kisaran 30-60 persen dari perkiraan nilai penjualan 2012, yakni sebesar Rp1,075 triliun.
"Laba bersih diharapkan mencapai Rp145 miliar," tutur Direktur Utama BAJA Handaja Susanto dalam paparan publik, di Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Dia menjelaskan, capaian tersebut meningkat pesat jika dibandingkan perkiraan laba bersih hingga akhir tahun yang hanya mencapai Rp28 miliar. Rendahnya perkiraan laba bersih 2012 disebabkan kerugian kurs yang dibukukan perseroan serta meningkatnya biaya bunga yang per September 2012 meningkat 2,7 kali dibandingkan periode tahun lalu.
Perekonomian dunia dalam 2013 diharapkan lebih baik dibandingkan 2012, sehingga permintaan akan produk baja dapat meningkat. Selain mempertahankan segmen pasar yang ada sekarang, perusahaan juga berencana memperluas segmen pasarnya dengan produk baja lapis berwarna.
Perseroan juga akan menambah satu produk baru, yaitu baja lapis warna. Pembangunan pabrik baja lapis warna (color coating line) diperkirakan sudah selesai pada awal 2013 dan produksi percobaan diperkirakan akan dimulai pada kuartal I/2013.
Persentase itu jauh lebih tinggi dari realisasi ditahun ini, yakni hanya 1 persen dari total produksi. Perseroan berharap pada 2013, nilai penjualan di Asia Tenggara mencapai USD1-2 juta dan akan terus meningkat di masa mendatang.
Dengan naiknya ekspor, diharapkan bisa mendongkrak penjualan perseroan pada 2013, yang diperkirakan pada kisaran 30-60 persen dari perkiraan nilai penjualan 2012, yakni sebesar Rp1,075 triliun.
"Laba bersih diharapkan mencapai Rp145 miliar," tutur Direktur Utama BAJA Handaja Susanto dalam paparan publik, di Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Dia menjelaskan, capaian tersebut meningkat pesat jika dibandingkan perkiraan laba bersih hingga akhir tahun yang hanya mencapai Rp28 miliar. Rendahnya perkiraan laba bersih 2012 disebabkan kerugian kurs yang dibukukan perseroan serta meningkatnya biaya bunga yang per September 2012 meningkat 2,7 kali dibandingkan periode tahun lalu.
Perekonomian dunia dalam 2013 diharapkan lebih baik dibandingkan 2012, sehingga permintaan akan produk baja dapat meningkat. Selain mempertahankan segmen pasar yang ada sekarang, perusahaan juga berencana memperluas segmen pasarnya dengan produk baja lapis berwarna.
Perseroan juga akan menambah satu produk baru, yaitu baja lapis warna. Pembangunan pabrik baja lapis warna (color coating line) diperkirakan sudah selesai pada awal 2013 dan produksi percobaan diperkirakan akan dimulai pada kuartal I/2013.
(rna)
Lihat Juga :