Kurang diminati, perumahan wartawan terancam dibatalkan

Kamis, 20 Desember 2012 - 12:05 WIB
Kurang diminati, perumahan...
Kurang diminati, perumahan wartawan terancam dibatalkan
A A A
Sindonews.com - Proyek perumahan untuk wartawan yang digarap oleh Perusahaan Umum Perumahan Nasional (Perumnas) terancam batal dilaksanakan.

Demikian disampaikan Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugito usai Penandatanganan Perjanjian Perusahaan Patungan antara PTPN II dengan Perum Perumahan Nasional (Perumnas).

"Sekarang begitu didaftar, kalau sampai akhir tahun ini pendaftarnya kurang, ya sudah yang berminat kan banyak BUMN-BUMN dan instansi pemerintah yang berminat sekali," kata Himawan Arif Sugito di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Himawan mengemukakan minimnya minat wartawan pada perumahan wartawan. Karena itu, Perumnas berencana mengalihkan sasaran perumahan itu kepada para karyawan BUMN dan instansi-instansi pemerintahan. "Wartawan-wartawan kok minatnya kurang, katanya dulu yang daftar 2.000," tukas dia.

Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah wartawan yang sudah mendaftar untuk membeli rumah tersebut. "Saya enggak tahu," sambungnya.

Bila hingga Maret 2013 wartawan yang membeli rumah Perumnas tersebut kurang dari 525 orang, maka proyek perumahan wartawan dibatalkan. "Target 525 sampai triwulan I," tutup Himawan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
22 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved