2013, KAEF alokasikan capex Rp660 M

Kamis, 20 Desember 2012 - 17:31 WIB
2013, KAEF alokasikan...
2013, KAEF alokasikan capex Rp660 M
A A A
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp660 miliar pada 2013. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik guna meningkatkan kapasitas produksi perseroan.

Direktur Utama KAEF Rusdi Rosman mengatakan, tahun depan perseroan akan membangun pabrik di Jakarta dengan estimasi memakan waktu satu setengah tahun, maka pembangunan pabrik ditargetkan rampung pada 2014.

"Kami harapkan izin pembangunan sudah diraih pada kuartal pertama tahun depan," ujar Rusdi saat ditemui disela-sela acara simposium dan seminar HIV/AIDS di Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Rusdi menjelaskan, untuk membangun pabrik sendiri akan menelan biaya investasi sebesar Rp400 miliar. Sementara sisanya akan digunakan untuk membiayai ekspansi lainnya, seperti membangun 100 klinik dan minimal 50 apotek.

Sekretaris Perusahaan KAEF Djoko Rusdianto menambahkan, sumber dana belanja modal sebesar Rp200 miliar diambil dari kas internal, sementara sisanya dari pinjaman perbankan maupun mitra strategis lainnya.

"Untuk memenuhi capex, kami prioritas menggunakan dana kas internal untuk meminimalisir utang perseroan," tambahnya.

Menurut dia, opsi pinjaman dari perbankan masih dalam tahap pembicaraan, tetapi perseroan akan mengutamakan yang memberikan untung lebih besar kepada KAEF. "Perbankan dalam negeri dan luar negeri sudah banyak yang menawarkan, tapi belum kami putuskan," tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
19 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
44 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved