Gunung Agung akan akuisisi Permata Energy

Jum'at, 21 Desember 2012 - 14:38 WIB
Gunung Agung akan akuisisi...
Gunung Agung akan akuisisi Permata Energy
A A A
Sindonews.com - PT Toko Gunung Agung tbk (TKGA) akan melakukan ekspansi ke sektor pertambangan batu bara, dengan cara membeli mayoritas saham baru yang akan diterbitkan PT Permata Energy Resources (PER). Adapun saham baru (rights issue) yang akan diakuisisi TKGA sekitar 480 ribu lembar saham.

Dengan pengambilalihan saham ini, maka TKGA akan memiliki sekitar 99,79 persen dari seluruh saham yang diterbitkan PER. Dalam laporan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/12/2012), manajemen TKGA menyatakan, langkah tersebut dilakukan perseroan lantaran perusahaan optimistis usaha pertambangan, terutama batu bara memiliki prospek menarik ke depannya, meski dalam jangka waktu tertentu harga batu bara masih berfluktuasi.

"Selain itu, permintaan global akan batu bara dari China dan India memiliki tren meningkat akibat terbatasnya produksi batu bara, yang tidak bisa dipenuhi dari dalam negerinya, terutama untuk kebutuhan pembangkit listrik batu bara," kata manajemen TKGA.

Adapun jumlah saham yang akan diakuisisi TKGA sekitar 480 ribu saham baru dalam PER. Dengan demikian, susunan pemegang saham di PER menjadi TKGA sebanyak 99,792 persen, PT Permata Investa sekitar 0,206 persen dan PT Permata Buana Makmur 0,002 persen.

TKGA berencana melaksanakan akuisisi paling lambat pada akhir kuartal I tahun depan. "Namun, tidak lebih awal dari jangka waktu 30 hari terhitung sejak diumumkannya pengumuman akuisisi ini," ujar manajemen.

Sementara itu, sepanjang sembilan bulan tahun ini, TKGA mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 59,8 persen menjadi Rp1,95 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp1,22 triliun. Seiring capaian penjualan tersebut, pada akhir bulan September tahun ini, perseroan berhasil membukukan laba bersih periode berjalan mencapai Rp112,37 miliar dari periode tahun sebelumnya rugi Rp156,79 miliar.

Hasil positif laba periode berjalan tersebut ditopang pendapatan bunga yang meningkat menjadi Rp2,36 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,03 miliar, turunnya rugi selisih kurs menjadi Rp959,71 juta dari Rp98,03 miliar dan dikontribusi dari pendapatan lain-lain pada sembilan bulan tahun ini sebesar Rp22,13 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Obral Buku Tutup Toko,...
Obral Buku Tutup Toko, Gunung Agung Kebanjiran Pembeli
Senja Kala Toko Buku...
Senja Kala Toko Buku Gunung Agung
Summarecon Crown Gading,...
Summarecon Crown Gading, Primadona Properti Baru di Utara - Timur Jakarta
Terus Merugi, Toko Gunung...
Terus Merugi, Toko Gunung Agung Bakal Tutup Seluruh Gerai Tahun Ini
Syedih! Begini Penampakan...
Syedih! Begini Penampakan Sepinya Toko Buku Gunung Agung yang Bakal Tutup
Semua Gerai Bakal Tutup,...
Semua Gerai Bakal Tutup, Pelanggan Sambangi Toko Gunung Agung untuk Bernostalgia
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved