Jakarta bebas premium, warga bakal protes
Senin, 24 Desember 2012 - 14:34 WIB
Jakarta bebas premium, warga bakal protes
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara memperkirakan akan terjadi gelombang protes besar-besaran apabila stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta tidak lagi menjual premium.
"Nanti orang Jakarta yang merasa pantas mendapatkan BBM (bahan bakar minyak) subsidi akan protes," kata Marwan ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Lagipula, tambah Marwan, penghentian penjualan secara sektoral di Jakarta merupakan kebijakan yang diskriminatif. "Orang akan tanya apa bedanya (orang Jakarta) dengan Banten dan Tangerang," imbuh dia.
Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menilai, wacana Jakarta bebas premium yang disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mustahil untuk dilaksanakan.
Wamen menyebut akan ada sejumlah konsekuensi yang akan timbul bila ide itu direalisasikan. Misalnya, akan terjadi antrian pembelian premium di kawasan penyangga Jakarta seperti Bekasi, Bogor, Banten, dan Tangerang.
"Sulit dilakukan, bagaimana dengan kota penyangganya? Nanti akan kewalahan antrian premium di SPBU perbatasan kota," ungkap Rudi.
"Nanti orang Jakarta yang merasa pantas mendapatkan BBM (bahan bakar minyak) subsidi akan protes," kata Marwan ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Lagipula, tambah Marwan, penghentian penjualan secara sektoral di Jakarta merupakan kebijakan yang diskriminatif. "Orang akan tanya apa bedanya (orang Jakarta) dengan Banten dan Tangerang," imbuh dia.
Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menilai, wacana Jakarta bebas premium yang disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mustahil untuk dilaksanakan.
Wamen menyebut akan ada sejumlah konsekuensi yang akan timbul bila ide itu direalisasikan. Misalnya, akan terjadi antrian pembelian premium di kawasan penyangga Jakarta seperti Bekasi, Bogor, Banten, dan Tangerang.
"Sulit dilakukan, bagaimana dengan kota penyangganya? Nanti akan kewalahan antrian premium di SPBU perbatasan kota," ungkap Rudi.
(rna)
Lihat Juga :