Jalan-jalan pantau ketersediaan pupuk
Selasa, 25 Desember 2012 - 12:11 WIB
Jalan-jalan pantau ketersediaan pupuk
A
A
A
Sindonews - Tak ada waktu beristirahat. Di sela-sela kegiatan liburan bersama keluarganya di Yogyakarta, Menteri BUMN, Dahlan Iskan mencuri waktu untuk bekerja. Kemarin, seusai santap siang, Dahlan minta diantarkan ke beberapa kios pupuk yang ada di Sleman.
"Dahlan mengatakan, dia sengaja tidak memberitahukan rencana kedatangannya kepada para pemilik kios pupuk. Dia juga tidak membawa satu orang pun dari BUMN. Dia ingin berdialog langsung dengan para pemilik kios pupuk di Sleman mengenai ketersediaan dan distribusi pupuk," tutur Kadiv Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/12/2012).
Ada tiga kios pupuk yang didatangi Dahlan Iskan. Pertama adalah kios milik Siti Aminah di Medari Cilik, Sleman. Kemudian, dilanjutkan ke UD Kurnia Raga Tani Mulyo di Krapyak, Triharjo, Sleman. Terakhir, Dahlan mengunjungi kios milik Sisno di Jabung Gede, Pendowoharjo, Sleman.
Kepada para pemilik kios, Dahlan menanyakan beberapa hal. Bagaimana ketersediaan pupuk selama ini, sulitkah mendapatkan pupuk, lalu kendala apa saja yang dialami para petani?
”Kalau di sini stok pupuk daerah memang kurang. Tapi, kalau kami meminta tambahan mereka cepat kirim,” ujar Rachmat Sudrajat, pengelola kios di Jabung Gede.
Rachmat mengatakan, distribusi pupuk belakangan ini sudah baik. Tidak ada lagi kelangkaan pupuk yang kerap terjadi pada musim tanam.
”Kalau sekarang sudah bagus Pak. Per wilayah sudah dijatah sendiri-sendiri. Kalau dulu kan yang punya uang yang menang, mereka biasa menimbun pupuk,” ucap Rachmat.
Kepada para pemilik kios, Dahlan menjelaskan, dulu penyedia pupuk ada beberapa pabrik. Ada Pusri Palembang, Petrokimia Gresik, dan lainnya. Tetapi sekarang, mereka disatukan dalam satu holding, yakni Pupuk Indonesia.
"Dahlan mengatakan, dia sengaja tidak memberitahukan rencana kedatangannya kepada para pemilik kios pupuk. Dia juga tidak membawa satu orang pun dari BUMN. Dia ingin berdialog langsung dengan para pemilik kios pupuk di Sleman mengenai ketersediaan dan distribusi pupuk," tutur Kadiv Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/12/2012).
Ada tiga kios pupuk yang didatangi Dahlan Iskan. Pertama adalah kios milik Siti Aminah di Medari Cilik, Sleman. Kemudian, dilanjutkan ke UD Kurnia Raga Tani Mulyo di Krapyak, Triharjo, Sleman. Terakhir, Dahlan mengunjungi kios milik Sisno di Jabung Gede, Pendowoharjo, Sleman.
Kepada para pemilik kios, Dahlan menanyakan beberapa hal. Bagaimana ketersediaan pupuk selama ini, sulitkah mendapatkan pupuk, lalu kendala apa saja yang dialami para petani?
”Kalau di sini stok pupuk daerah memang kurang. Tapi, kalau kami meminta tambahan mereka cepat kirim,” ujar Rachmat Sudrajat, pengelola kios di Jabung Gede.
Rachmat mengatakan, distribusi pupuk belakangan ini sudah baik. Tidak ada lagi kelangkaan pupuk yang kerap terjadi pada musim tanam.
”Kalau sekarang sudah bagus Pak. Per wilayah sudah dijatah sendiri-sendiri. Kalau dulu kan yang punya uang yang menang, mereka biasa menimbun pupuk,” ucap Rachmat.
Kepada para pemilik kios, Dahlan menjelaskan, dulu penyedia pupuk ada beberapa pabrik. Ada Pusri Palembang, Petrokimia Gresik, dan lainnya. Tetapi sekarang, mereka disatukan dalam satu holding, yakni Pupuk Indonesia.
(dmd)