Pertamina EP temukan hidrokarbon di Sumatera
Rabu, 26 Desember 2012 - 09:25 WIB
Pertamina EP temukan hidrokarbon di Sumatera
A
A
A
Sindonews.com - Penerapan play (konsep eksplorasi) baru yang dilakukan oleh Pertamina EP telah memberikan berhasil penemuan hidrokarbon di wilayah Sumatera.
"Penemuan ini dibuktikan dengan pemboran eksplorasi di wilayah Binjai, Sumatera Utara dan Prabumulih, Sumatera Selatan. Penemuan di penghujung tahun ini menambah optimisme Pertamina EP dalam pencarian cadangan migas baru di wilayah kerjanya," jelas Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/12/2012).
Hasil uji produksi pada sumur Benggala (BGL-1) di Binjai didapati kandungan migas terdiri dari 13,2 juta standar metrik kaki kubik per hari (MMSCFD) gas dan kondensat sebesar 857,5 barel kondesat per hari (BCPD). Sedangkan uji produksi di sumur Hibiscus Selatan (HBS-1) mengalirkan minyak sebesar 111,9 barel per hari (BOPD) dan gas 0,2 MMSCFD.
Pemboran Sumur Eksplorasi Benggala (BGL) – 1 memiliki kedalaman 3.150 MD (meter deep) pada obyektif reservoir Formasi Tampur, Parapat dan Belumai. Dengan adanya penemuan minyak dan gas di Formasi Tampur, Parapat dan Belumai diharapkan menjadi trigger untuk melakukan evaluasi yang lebih intesif dalam mencari potensi dan peluang Eksplorasi hidrokarbon serupa di Area Sumatera Utara.
Pemboran eksplorasi ini merupakan usaha untuk mengaktifkan kembali kegiatan eksplorasi di Blok NAD-Sumbagut setelah selama 7 tahun tidak ada kegiatan eksplorasi. Struktur Benggala terletak di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai Barat atau sekitar 7 kilometer (km) dari Kota Binjai, masuk dalam Kabupaten Binjai Sumatera Utara.
Tindak lanjut dari penemuan ini akan dilakukan evaluasi sub-surface pasca pemboran BGL-1 dan hasilnya akan digunakan sebagai dasar untuk rencana penentuan put on production, pemboran delineasi maupun survei seismik 3D.
"Penemuan ini dibuktikan dengan pemboran eksplorasi di wilayah Binjai, Sumatera Utara dan Prabumulih, Sumatera Selatan. Penemuan di penghujung tahun ini menambah optimisme Pertamina EP dalam pencarian cadangan migas baru di wilayah kerjanya," jelas Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/12/2012).
Hasil uji produksi pada sumur Benggala (BGL-1) di Binjai didapati kandungan migas terdiri dari 13,2 juta standar metrik kaki kubik per hari (MMSCFD) gas dan kondensat sebesar 857,5 barel kondesat per hari (BCPD). Sedangkan uji produksi di sumur Hibiscus Selatan (HBS-1) mengalirkan minyak sebesar 111,9 barel per hari (BOPD) dan gas 0,2 MMSCFD.
Pemboran Sumur Eksplorasi Benggala (BGL) – 1 memiliki kedalaman 3.150 MD (meter deep) pada obyektif reservoir Formasi Tampur, Parapat dan Belumai. Dengan adanya penemuan minyak dan gas di Formasi Tampur, Parapat dan Belumai diharapkan menjadi trigger untuk melakukan evaluasi yang lebih intesif dalam mencari potensi dan peluang Eksplorasi hidrokarbon serupa di Area Sumatera Utara.
Pemboran eksplorasi ini merupakan usaha untuk mengaktifkan kembali kegiatan eksplorasi di Blok NAD-Sumbagut setelah selama 7 tahun tidak ada kegiatan eksplorasi. Struktur Benggala terletak di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai Barat atau sekitar 7 kilometer (km) dari Kota Binjai, masuk dalam Kabupaten Binjai Sumatera Utara.
Tindak lanjut dari penemuan ini akan dilakukan evaluasi sub-surface pasca pemboran BGL-1 dan hasilnya akan digunakan sebagai dasar untuk rencana penentuan put on production, pemboran delineasi maupun survei seismik 3D.
(rna)
Lihat Juga :