IMM: Pemerintah harusnya cari solusi energi murah
Rabu, 26 Desember 2012 - 20:14 WIB
IMM: Pemerintah harusnya cari solusi energi murah
A
A
A
Sindonews.com - Rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) rupanya masih menghadapi banyak tentangan kendati aplikasi rencana tersebut tinggal menghitung hari. Kali ini datang dari kalangan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, DKI Jakarta, Ujang Muhammad memandang, pemerintah seharusnya mencari solusi untuk menyediakan sumber energi murah, bukan malah menaikkan TDL.
"Kami tidak sepakat bila TDL dinaikan, karena berefek sangat luas terhadap kondisi masyarakat di bawah," terang Ujang saat dihubungi Sindonews, Rabu (26/12/2012).
Dirinya menambahkan, hal yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah menemukan solusi mencari sumber energi murah. Bukan malah mengambil jalan pintas dengan menaikkan TDL.
"Menurut kami bukan tarifnya yang dinaikan melainkan harus ada solusi pembangkit listrik yang murah dan efesien terhadap listrik, sehingga PLN tidak membebani negara. Misalnya PLN menggunakan pembangkit non bahan bakar minyak, bisa menggunakan geothermal, tenaga air dan nuklir," sambung dia.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, DKI Jakarta, Ujang Muhammad memandang, pemerintah seharusnya mencari solusi untuk menyediakan sumber energi murah, bukan malah menaikkan TDL.
"Kami tidak sepakat bila TDL dinaikan, karena berefek sangat luas terhadap kondisi masyarakat di bawah," terang Ujang saat dihubungi Sindonews, Rabu (26/12/2012).
Dirinya menambahkan, hal yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah menemukan solusi mencari sumber energi murah. Bukan malah mengambil jalan pintas dengan menaikkan TDL.
"Menurut kami bukan tarifnya yang dinaikan melainkan harus ada solusi pembangkit listrik yang murah dan efesien terhadap listrik, sehingga PLN tidak membebani negara. Misalnya PLN menggunakan pembangkit non bahan bakar minyak, bisa menggunakan geothermal, tenaga air dan nuklir," sambung dia.
(gpr)
Lihat Juga :