Buka cabang di Malaysia, Mandiri siapa setor modal
Jum'at, 28 Desember 2012 - 17:25 WIB
Buka cabang di Malaysia, Mandiri siapa setor modal
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan modal kepada Bank Negara Malaysia sebesar 300 juta ringgit guna membuka kantor cabang di Malaysia.
Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini menerangkan, penyerahan modal tersebut akan dilakukan secara bertahap. "Untuk tahap pertama Bank Mandiri akan menyerahkan modal sebesar 100 juta ringgit. Sisanya akan ditambah sesuai perkembangan Bank Mandiri si Malaysia," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Terkait rencana itu, diakui Zulkifli, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Bank Negara Malaysia (BNM). Sebelumnya, Bank Mandiri mengeluhkan tak kunjung juga mengoperasikan kantor cabangnya di Malaysia. Padahal perbankan pemerintah itu menargetkan sudah bisa mengantongi izin pada Maret 2012.
Aturan tersebut terkait dengan upaya Bank Mandiri memeroleh kelonggaran dari sisi aturan di Negeri Jiran. Seperti diketahui, sebelumnya bank dengan aset terbesar di Tanah Air tersebut terbentur dengan ketatnya regulasi Bank Negara Malaysia (BNM).
BNM semula hanya mengizinkan penyediaan ATM di kantor cabang dan mengikuti jaringan ATM bersama bank Malaysia. Namun, kemudian BNM memperkenankan Bank Mandiri mengoperasikan mesin ATM di tempat umum.
Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini menerangkan, penyerahan modal tersebut akan dilakukan secara bertahap. "Untuk tahap pertama Bank Mandiri akan menyerahkan modal sebesar 100 juta ringgit. Sisanya akan ditambah sesuai perkembangan Bank Mandiri si Malaysia," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Terkait rencana itu, diakui Zulkifli, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Bank Negara Malaysia (BNM). Sebelumnya, Bank Mandiri mengeluhkan tak kunjung juga mengoperasikan kantor cabangnya di Malaysia. Padahal perbankan pemerintah itu menargetkan sudah bisa mengantongi izin pada Maret 2012.
Aturan tersebut terkait dengan upaya Bank Mandiri memeroleh kelonggaran dari sisi aturan di Negeri Jiran. Seperti diketahui, sebelumnya bank dengan aset terbesar di Tanah Air tersebut terbentur dengan ketatnya regulasi Bank Negara Malaysia (BNM).
BNM semula hanya mengizinkan penyediaan ATM di kantor cabang dan mengikuti jaringan ATM bersama bank Malaysia. Namun, kemudian BNM memperkenankan Bank Mandiri mengoperasikan mesin ATM di tempat umum.
(gpr)
Lihat Juga :