Kementan usulkan subsidi silang untuk kedelai

Jum'at, 04 Januari 2013 - 14:07 WIB
Kementan usulkan subsidi...
Kementan usulkan subsidi silang untuk kedelai
A A A
Sindonews.com - Demi menghindari semakin membengkaknya anggaran subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan rancangan pengaturan Harga Pokok Pembelian (HPP) yang tidak membebani keuangan negara.

Dalam rancangannya ini, Kementan ingin melakukan subsidi silang antara harga jual kedelai impor dan harga pembelian kedelai dari petani lokal.

"Kalau harga dunia kedelai murah, lalu HPP di atas harga kedelai dunia, berarti ada subsidi yang diberikan kepada petani kedelai," terang Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (4/1/2013).

Sebagai contoh, Rusman memaparkan, seandainya harga kedelai dunia Rp7 ribu per kg, Bulog akan membelinya dengan HPP Rp6 ribu per kg dari petani, artinya ada keuntungan Rp1.000 per kg. Nantinya, keuntungan ini akan digunakan untuk mensubsidi harga jual kedelai kepada pengrajin tahu tempe sehingga mereka bisa membeli kedelai dengan harga hanya Rp6 ribu per kg.

"Katakan (harga dunia) Rp7.000/kg, kemudian dibeli dari petani Rp6.000, berarti kan ada gap. Nanti, pengrajin tahu tempe membelinya dengan harga Rp6.000. Itu kan ada cross, kalau seperti itu kan tidak perlu anggaran negara karena keuntungan yang diperoleh Bulog," jelasnya.

Namun, dirinya mengakui bahwa rencana ini hanya bisa dijalankan ketika harga kedelai dunia rendah. "Tergantung pada posisi harga. Katakanlah harga dunia," imbuhnya.

Karena itu, dirinya menggarisbawahi bahwa penetapan HPP ini masih dikaji terus agar tidak membebani APBN. "Tapi apa bisa seperti itu terus? Nanti kalau harga kedelai dunia meningkat tajam, baru masalah anggaran. Itulah yang sekarang masih dikaji," tandas Rusman.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
16 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
44 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved