PLTU Batang ditargetkan beroperasi mulai 2017

Rabu, 09 Januari 2013 - 19:08 WIB
PLTU Batang ditargetkan...
PLTU Batang ditargetkan beroperasi mulai 2017
A A A
Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah akan beroperasi pada akhir 2017.

PLTU berkapasitas 2x1.000 Mega Watt (MW) dengan nilai proyek investasi Rp26 triliun ini akan masuk dalam sistem interkoneksi Jawa dan Bali.

"Kira-kira empat tahun lagi terwujud. Akhir 2017 mulai beroperasi yang akan mengaliri kawasan Pulau Jawa dn Pulau Bali," ujar Direktur Utama PLN, Nur Pamudji saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Pamudji menambahkan, penambahan PLTU ini akan memberikan kontribusi besar bagi sistem kelistrikan di Tanah Air. Dia menjelaskan bahwa beban penuh PLN pada Jawa dan Bali saat ini hanya berkisar 1.500 MW. "Jadi itu cukup besar untuk mengaliri daerah yang belum dipasok listrik," katanya.

Seperti diketahui, pembangunan proyek PLTU ini dilakukan melalui konsorsium PT Adaro Energy, J-Power dan perusahaan Jepang Itochu. Namun, pembangunannya terkendala pada 2012 lalu akibat protes dari masyarakat sekitar.

"Ya cuma masalah izin lahan saja yang sulit. Masyarakatnya tidak mau terima. Ya, Oktober ini bisa selesai soal lahan dan lainnya," pungkas Nur Pamudji.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
PLTU Barru 2 Sukses...
PLTU Barru 2 Sukses Laksanakan Tahapan Backfeeding
Kantongi SLO, PLTA Poso...
Kantongi SLO, PLTA Poso Dukung Transisi ke Energi Terbarukan
PLN Bakal Lakukan Steam...
PLN Bakal Lakukan Steam Blow Proyek PLTU Sulsel Barru-2
Banjir Terjang Lokasi...
Banjir Terjang Lokasi Proyek PLTU Suralaya Akibat Curah Hujan Tinggi
Pakai Teknologi Ramah...
Pakai Teknologi Ramah Lingkungan, 3 PLTU PLN Grup Raih Penghargaan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
55 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved