REI yakin pasar properti DIY tinggi

Senin, 14 Januari 2013 - 14:48 WIB
REI yakin pasar properti...
REI yakin pasar properti DIY tinggi
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan properti di Kota Yogyakarta terus menunjukkan arah positif. Permintaan hunian belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tapak sederhana (RTS) bagi warga miskin. Pasar banyak menginginkan perumahan kelas menengah.

Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) DIY, Remigus Edi Waluyo menjelaskan, pada 2012 properti di DIY tumbuh 10-20 persen. Banyak pengembang lokal maupun nasional menanamkan investasi di DIY.

Menurut Remigus, tidak hanya rumah hunian, namun kondominium hotel (kondotel) dan apartemen banyak yang muncul. Tren semacam ini masih tahun ini.

“Kemungkinan pertumbuhannya sama dengan 2012 lalu,” kata Ketua Remigius, senin, 14/1/2013).

Tren pertumbuhan pada 2013, lanjut Remigus, tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang akan menerapkan redenominasi. Hal ini akan berpengaruh terhadap pasar asset baik perumahan maupun mata uang asing.

Remigus menuturkan, kebijakan pemerintah menaikkan uang muka (DP) perumahan tidak banyak berpengaruh terhadap penjualan rumah, apalagi tipe rumah sedang, real estate maupun kondotel. Pengaruh hanya akan terasa untuk tipe kecil di bawah tipe 70.

Landed house atau yang rumah menempel tanah masih jadi incaran pembeli. Sedangkan model rumah susun atau apartemen masih kurang diminati. Tetapi kondotel menjadi tren bisnis baru untuk investasi. “Pasar kondotel cukup bagus, kebanyakan untuk investasi,” katanya.

Saat ini pasar di Yogyakarta, kata dia, paling banyak tipe menengah dengan harga antara Rp150 juta sampai Rp500 juta. Tipe kecil untuk RTS, kerap terkendala harga tanah. Beberapa pengembang terus membanghun di wilayah Bantul. Sedangkan untuk rumah mewah, sudah ada pasar khusus yang tidak bisa tergantikan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
35 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
58 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved