DPR pertanyakan implementasi program BSPS Kemenpera

Selasa, 15 Januari 2013 - 20:00 WIB
DPR pertanyakan implementasi...
DPR pertanyakan implementasi program BSPS Kemenpera
A A A
Sindonews.com - Anggota DPR mempertanyakan implementasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dicanangkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Anggota Komisi V DPR, Sigit Sosiantomo mengeluhkan implementasi program BSPS yang tidak sesuai dengan kesepakatan dalam rapat-rapat sebelumnya. "Tidak ada unsur keadilan dalam implementasi BSPS karena tidak adanya kriteria yang jelas terkait kota atau kabupaten mana yang seharusnya mendapatkan prioritas program ini," kata Sigit dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (15/1/2013).

BSPS berbentuk bantuan tabungan untuk keperluan pembangunan baru atau peningkatan kualitas rumah agar menjadi layak huni. Dana stimulan untuk pembangunan baru diberikan sebesar Rp11 juta dan untuk peningkatan kualitas diberikan bantuan Rp6 juta.

Menurutnya, hal mendasar yang juga dipermasalahkan, program ini diyakini tidak bisa mengatasi persoalan backlog (kekurangan ketersediaan rumah) dan kekumuhan. Kementerian seharusnya membuat program terarah dengan dibarengi strategi yang jelas untuk mengatasi persoalan perumahan dan pemukiman rakyat.

“Saya pesimis, ini hanya semacam obat penenang yang menyenangkan warga yang kebagian alokasi, seharusnya Kemenpera mempunyai program yang sistematis," tegasnya.

Anggota dewan dari dapil Jawa Timur 1 ini juga menyoroti mekanisme pengusulan dan verifikasi yang dilakukan. Contohnya, pengusulan yang sudah dilakukan di SKPD kabupaten/kota masih harus diverifikasi atau diklarifikasi oleh SKPD Provinsi. Di atas SKPD Provinsi masih ada lagi Koordinator Provinsi (Korprov) dan selanjutnya Koordinator Wilayah (Korwil).

Sigit mengharapkan, kedepannya program BSPS atau yang semacamnya diserahkan saja pelaksanaannya ke Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.

“Cipta Karya mempunyai sumber daya yang banyak dan memahami lapangan, sehingga Kemenpera cukup dari sisi konsep saja tidak perlu repot melaksanakan," pungkas Sigit.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Ini Perkembangan Tol...
Ini Perkembangan Tol Semarang-Demak untuk Dukung Kawasan Industri dan Wisata Religi
Berita Terkini
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
40 menit yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
53 menit yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
1 jam yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
2 jam yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
2 jam yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved