Harga rumah untuk MBR dipastikan naik

Kamis, 17 Januari 2013 - 17:44 WIB
Harga rumah untuk MBR...
Harga rumah untuk MBR dipastikan naik
A A A
Sindonews.com - Harga rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dipastikan mengalami kenaikan sekitar 10 persen. Kondisi ini terjadi sebagai imbas dari kenaikan harga tanah dan bahan bangunan.

Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Jabar, Yana Mulyana Suparjo mengakui, harga rumah untuk MBR yaitu perumahan di bawah tipe 36 diperkirakan akan naik. Wacana kenaikan harga perumahan MBR, saat ini telah mengemuka di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.

Usulan kenaikan tersebut, juga mengemuka dalam rapat kerja nasional (Rakernas) REI di Hotel Aston Pasteur, Jalan Djunjunan, Kota Bandung, Kamis (17/1/2013). Sejumlah perwakilan pengurus REI dari beberapa daerah mengusulkan kenaikan harga perumahan untuk MBR. “Wacana yang berkembang, harga rumah untuk MBR saat ini sudah tidak relevan lagi,” jelas Yana Mulyana Suparjo.

Menurut dia, wacana kenaikan harga rumah MBR di Jabar dipengaruhi kenaikan upah minimum kota (UMK), kenaikan harga tanah, serta kenaikan harga bahan baku perumahan seperti semen, batu bata, pasir, dan lainnya.

Menurut dia, komponen tersebut menyebabkan kenaikan biaya operasional pembangunan perumahan sekitar 15 persen. “Tapi kami berharap, kenaikannya bisa ditekan. Ya, maksimal 10 persen. Karena, kami juga mempertimbangkan daya beli masyarakat. Kalau terlalu tinggi, nanti membebani mereka,” jelas Yana.

Sebagai perbandingan, harga perumahan MBR tipe 36 di patok Rp88 juta. Apabila terjadi kenaikan sekitar 10 persen, maka harga rumah tipe 36 menjadi Rp96,8 juta per unit.

Wacana menaikkan harga perumahan MBR, lanjut Yana, terbanyak diusulkan oleh pengembang dari luar pulau Jawa. Menurut dia, wacana kenaikan harga perumahan MBR di luar Jawa lebih disebabkan kenaikan harga bahan bangunan. Apalagi, bahan bangunan yang dikirim dari pulau Jawa sebagian besar mengalami kenaikan harga akibat naiknya cost transportasi.

Hal serupa juga dikemukakan Wakil Ketua Umum DPP Realestate Indonesia, Hari Raharta Sudrajat. Menurut dia, sejumlah pengurus REI dari beberapa daerah di Indonesia mewacanakan kenaikan harga perumahan MBR.

Harga perumahan MBR, saat ini dinilai tidak relevan, apabila dikaitkan dengan peningkatan biaya operasional pembangunan perumahan. “Harga tanah sekarang naik gila-gilaan. Itu menyebabkan naiknya cost produksi rumah,” jelas Hari.

Namun demikian, lanjut Hari, pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah. Terutama perumahan MBR yang menggunakan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Ketika disinggung target penjualan perumahan MBR tahun 2013, Hari mengatakan, sampai saat ini REI belum menentapkan target penjualan rumah 2013.

“Semua targantung komitmen pemerintah. Kalau pemerintah berkomitmen mendukung perumahan untuk rakyat dengan mempermudah regulasi, kami REI akan mendukung,” imbuh dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
15 menit yang lalu
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
28 menit yang lalu
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
54 menit yang lalu
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
1 jam yang lalu
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved