Apersi dipercaya bangun perumahan PNS

Jum'at, 18 Januari 2013 - 15:10 WIB
Apersi dipercaya bangun...
Apersi dipercaya bangun perumahan PNS
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan menyerahkan pembangunan rumah untuk para pegawai negeri sipil (PNS) di 55 Kabupaten/Kota kepada para pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz berharap para kepala daerah dan pengembang Apersi bisa bekerjasama untuk dapat mempercepat pembangunan perumahan untuk para abdi negara tersebut.

“Saya sudah tawarkan kepada Ketua DPP Apersi kira-kira berapa jumlah rumah PNS yang siap dibangun,” ujar Djan Faridz dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (18/1/2013).

Djan mengungkapkan, Kemenpera akan terus mendukung program pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh para pengembang yang tergabung dalam berbagai asosiasi. Dalam hal ini, Kemenpera juga siap menjembatani hubungan antara Apersi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat agar program pembangunan rumah PNS bisa cepat terlaksana di lapangan.

“Sekarang apakah Apersi sanggup membangun rumah yang ditawarkan oleh Pemda setempat? Kami juga akan buat pengantar kepada Pemda bahwa Apersi punya kemampuan untuk menawarkan kerjasama pembangunan rumah PNS,” tandasnya.

Saat ini, imbuhnya, sudah ada 55 Kabupaten/Kota yang telah menandatangani kerjasama pembangunan perumahan PNS dengan Kemenpera dan Perumnas. Namun demikian, karena organisasi Perumnas tidak sebesar Apersi, maka ke depan program tersebut akan dialihkan kepada para pengembang dari Apersi.

Lebih lanjut, Menpera menerangkan, potensi pasar perumahan PNS saat ini memang cukup besar dan memiliki prospek positif di sektor properti. Jika salah satu pengembang bisa menggarap separuh pasar perumahan untuk satu Kabupaten/Kota yang memiliki PNS sekitar 5.000 hingga 6.000 orang, maka jumlah pembelinya sudah cukup jelas.

“Saya harap nantinya Apersi bisa membangun rumah PNS yang bagus dan kuat. Dan kalau bisa juga menerapkan teknologi rumah cetak supaya proses pembangunannya lebih cepat,” harapnya.

Ketua DPP Apersi, Eddy Ganefo menyatakan, pihaknya siap mendukung program pembangunan rumah PNS di daerah. Pasalnya para pengembang Apersi di daerah juga terus berupaya membantu Kemenpera untuk menyediakan rumah yang harganya terjangkau bagi masyarakat.

“Kami siap melaksanakan pembangunan rumah PNS di daerah. Akan tetapi kami berharap Pemda juga bisa menyediakan tanah untuk lokasi serta mempermudah perizinan pembangunan rumah PNS,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
17 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
34 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved