Abe berharap ekonomi Jepang kembali menggeliat

Minggu, 20 Januari 2013 - 10:46 WIB
Abe berharap ekonomi...
Abe berharap ekonomi Jepang kembali menggeliat
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe berharap perekonomian negaranya kembali hidup. Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan meningkatkan anggaran belanja negara.

Dalam pidato pertamanya tahun ini, Abe menyerukan "roket-pemulihan ekonomi". Dia mengatakan, bulan depan sebagai awal 'Tahun Ular', diyakininya sebagai "simbol kemakmuran bisnis". Dilansir The Telegraph, Minggu (20/1/2013), dia berharap saham dan pasar mata uang menanggapinya dengan baik.

Masyarakat Jepang pada pemilihan umum bulan lalu, merespon positif langkah Abe dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara terbesar ketiga di dunia itu. Di dalam negeri, dia akan memfokuskan investasi pada tiga aspek, yaitu daerah yang rusak akibat tsunami Maret 2011, perbaikan infrastruktur, serta pembangunan sekolah dan rumah sakit.

Bulan ini, kabinet Jepang telah menyetujui paket stimulus pemerintahan Abe sebesar USD10,3 triliun. Tujuannya untuk menambah sekitar 2 poin persentase pertumbuhan sektor riil dan menciptakan lebih dari 600 ribu lapangan pekerjaan.

"Pemerintah juga menekan kebijakan moneter melalui Bank Sentral Japan (BoJ), termasuk menaikkan target inflasi negara sebesar 2%," ujar Abe.

Para pemimpin bisnis Jepang menyambut baik langkah Abe. "Ini waktu yang baik melakukan langkah-langkah cepat," kata Hiromasa Yonekura, ketua Federasi Bisnis Jepang.

Dilaporkan, perdagangan di Nikkei rata-rata meningkat secara dramatis. Sementara yen akhirnya kembali ke tanah atas dolar AS, sebagai bantuan untuk eksportir Jepang. Di mana pada Jumat (18/2013), dolar naik ke level tertinggi terhadap yen dalam dua tahun terakhir.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Strategi Pemulihan...
5 Strategi Pemulihan Ekonomi ASEAN dari Dampak Covid-19
Ekonomi Asia Mulai Bangkit,...
Ekonomi Asia Mulai Bangkit, Bagaimana dengan Indonesia?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Conference: Southeast...
China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional
IMF: Jika Ekonomi Global...
IMF: Jika Ekonomi Global Terbelah, Asia Jadi Pecundang Terbesar
Tarif Trump Pukul Ekonomi...
Tarif Trump Pukul Ekonomi Asia, Siapa Paling Parah?
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved