BondRI: Obligasi BPD dan Pemda berpotensi besar

Senin, 21 Januari 2013 - 19:26 WIB
BondRI: Obligasi BPD...
BondRI: Obligasi BPD dan Pemda berpotensi besar
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama Bond Research Institute (BondRI) Tumpal Sihombing menilai, potensi besar obligasi juga datang dari Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Pemerintah Daerah (Pemda). Walaupun ada BPD yang menerbitkan obligasi, namun masih banyak yang belum mengeluarkan obligasi untuk ekspansi.

Menurutnya, ekspansi yang dilakukan BPD saat ini untuk membuka cabang kantornya karena pembangunan di daerah semakin berkembang. Sementara, Pemda masih belum diketahui rencana menerbitkan obligasi daerah seperti yang sebelumnya pernah direncanakan oleh Pemda DKI Jakarta.

"Kami akan aktif lakukan penetrasi ke BPD untuk menerbitkan obligasi," jelasnya, di Jakarta, Senin (21/1/2013).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pihaknya akan mendukung pengembangan obligasi untuk mendukung pertumbuhan perekonomian yang tinggi.

Pertumbuhan tersebut akan membutuhkan sumber pembiayaan alternatif dari yang saat ini hanya mengandalkan perbankan. Selain itu, obligasi juga akan turut mendukung pengembangan pasar modal karena akan memberikan efek domino ke sektor lain seperti reksadana dan aksi korporasi.

Bahkan pasar sekundernya bisa memuat pasar modal semakin dinamis karena sarana investasi semakin bervariasi. "Obligasi akan dibutuhkan untuk pertumbuhan perekonomian dan pengembangan pasar modal," ujar Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Sekali Lagi! Menanti...
Sekali Lagi! Menanti Pecah Telur Penerbitan Obligasi Daerah
TBS Energi Utama Rampungkan...
TBS Energi Utama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar
Garuda Dapat Dana Segar...
Garuda Dapat Dana Segar dari Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun
Penerbitan Obligasi...
Penerbitan Obligasi Korporasi Rp61,1 Triliun Didominasi untuk Bayar Utang
OJK Rilis Aturan Baru...
OJK Rilis Aturan Baru Penerbitan Obligasi dan Sukuk Buat Pemda
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
26 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved