China dorong 60% pabrik baja dikuasai 10 BUMN

Selasa, 22 Januari 2013 - 16:54 WIB
China dorong 60% pabrik...
China dorong 60% pabrik baja dikuasai 10 BUMN
A A A
Sindonews.com - Produsen baja terbesar di dunia, China akan membawa sekitar 60% kapasitas produksi di bawah kendali 10 BUMN pada 2015.

Departemen Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mengumumkan akan mendorong BUMN besar untuk mengakuisisi perusahaan yang lebih kecil di berbagai sektor industri, termasuk mobil, manufaktur mesin, pertanian, logam dan semen.

MIIT juga berusaha membawa 90 persen produksi mobil di bawah kendali 10 perusahaan BUMN pada akhir 2015, serta 90 persen dari kapasitas produksi aluminium. Dalam upaya itu, pemerintah akan memotong jumlah perusahaan yang terlibat dalam eksplorasi, peleburan dan pemisahan unsur tanah pada tiga tahun ke depan.

Diketahui, sekitar setengah dari kapasitas total industri logam China kini dimiliki 10 perusahaan baja terbesar mengikuti program restrukturisasi sebelumnya. Beijing berjuang mengatasi penghalang birokrasi pemerintah lokal, atau mengubah insentif ekonomi yang memungkinkan pabrik kecil dan swasta berkembang.

"Hal ini masih cukup sulit dikonsolidasikan dan isu utama tetap di pemerintah daerah," ujar Henry Liu, kepala penelitian komoditas di Mirae Asset Securities, Hong Kong seperti dilansir Reuters, Selasa (22/1/2013).

Kelebihan kapasitas telah diidentifikasi sebagai salah satu masalah besar yang dihadapi sektor baja, dan ini menjadi alasan mengapa margin keuntungan tipis.

Sebelumnya, Chi Jingdong, wakil sekjen asosiasi besi dan baja China melaporkan, pada Desember lalu, bahwa kapasitas produksi baja berada di angka 980 juta metrik ton, surplus hampir 300 juta ton.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Strategi Pemulihan...
5 Strategi Pemulihan Ekonomi ASEAN dari Dampak Covid-19
Ekonomi Asia Mulai Bangkit,...
Ekonomi Asia Mulai Bangkit, Bagaimana dengan Indonesia?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Conference: Southeast...
China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional
IMF: Jika Ekonomi Global...
IMF: Jika Ekonomi Global Terbelah, Asia Jadi Pecundang Terbesar
Tarif Trump Pukul Ekonomi...
Tarif Trump Pukul Ekonomi Asia, Siapa Paling Parah?
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
37 menit yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
56 menit yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
10 jam yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
11 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved