Freeport-McMoRan bukukan laba USD743 juta

Rabu, 23 Januari 2013 - 15:06 WIB
Freeport-McMoRan bukukan...
Freeport-McMoRan bukukan laba USD743 juta
A A A
Sindonews.com - Laporan earnings Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc membukukan laba perusahaan naik sekitar 16 persen pada kuartal IV/2012 menjadi USD743 juta atau 78 sen per saham, dari USD640 juta atau 67 sen per saham pada periode yang sama pada 2011.

Total pendapatan juga meningkat menjadi USD4,51 miliar dari USD4,16 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan tembaga terbesar di dunia ini sempat mengalami beberapa tekanan yang menggoyang perusahaan. Laba perusahaan yang sebelumnya kuat, akhirnya jatuh karena harga komoditas tergelincir cukup besar karena penurunan permintaan di China.

Pada periode terakhir, produksi tembaga tumbuh 22 persen, sedangkan rata-rata realisasi harga tembaga naik 5,3 persen. Produksi emas meningkat 39 persen, sementara realisasi harga emas naik 1,5 persen.

Para analis Wall Street sebelumnya memprediksi Freeport-McMoRan akan membukukan laba sebesar 71 sen per saham, dengan pendapatan sebesar USD4,5 miliar.

Prediksi itu muncul lantaran eksplorasi McMoRan pekan lalu mencatat penurunan lebih curam dari perkiraan dalam kuartal keempat. Selain itu, pendapatan rata-rata harian dari produksi eksplorasi gas alam menurun dan berpotensi pada kerugian.

Diketahui, pada 5 Desember 2012, Freeport-McMoRan telah mengumumkan rencana pembelian Plains Exploration & Production Co. dan McMoRan Exploration Co., dengan transaksi yang mencapai USD20 miliar dan diperkirakan akan selesai pada kuartal kedua tahun ini.

CEO Freeport, Richard Adkerson mengatakan, pihaknya optimis akuisisi yang tertunda akan memberikan peluang keuntungan tersendiri.

"Langkah menjadi perusahaan energi datang pada saat prospek pertumbuhan dalam bisnis tembaga unggulan yang melemah karena usia tambang, penurunan nilai bijih dan kenaikan biaya. Sangat sedikit tambang tembaga utama yang ada untuk diakuisisi," ujarnya seperti dilansir dari The Globe and Mail, Rabu (23/1/2013).

Saat ini, Freeport mengharapkan mendapat kadar biji yang lebih tinggi di tambang Grasberg di Indonesia pada akhir 2013, dan harus menghasilkan penjualan tembaga dan emas yang lebih tinggi. Diperkirakan keuntungan 2013 mencapai 18 persen dari penjualan tembaga dan 37 persen dari penjualan emas.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merdeka Copper Gold...
Merdeka Copper Gold Kucurkan Rp90,5 Miliar untuk Ngebor di Tiga Lokasi
Merdeka Copper Gold...
Merdeka Copper Gold Teken Pembentukan Perusahaan Patungan Proyek AIM di Morowali
Boy Thohir Mundur dari...
Boy Thohir Mundur dari Komisaris Merdeka Copper Gold, Segini Kepemilikan Sahamnya
Smelter Beroperasi Lebih...
Smelter Beroperasi Lebih Cepat, CEO Freeport-McMoRan Turun Langsung ke Gresik
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Bos Freeport McMoRan di Washington DC
Merdeka Copper Angkat...
Merdeka Copper Angkat Albert Saputro Jadi Presiden Direktur
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved