Wamendag: Kenaikan BM CPO di India tak berdampak besar

Jum'at, 25 Januari 2013 - 13:41 WIB
Wamendag: Kenaikan BM...
Wamendag: Kenaikan BM CPO di India tak berdampak besar
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai, kenaikan bea masuk (BM) minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) di India tidak akan berdampak signifikan terhadap ekspor CPO Indonesia.

"Dampaknya (kenaikan BM CPO ke India) tidak akan sangat besar," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Bayu menuturkan, saat ini para pengusaha kelapa sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) sedang berada di India untuk mempelajari latar belakang dikeluarkannya kebijakan tersebut. Nantinya, GAPKI bersama Kemendag akan membicarakan lebih lanjut mengenai penyikapan terhadap hal tersebut.

"Yang saya tahu, teman-teman dari asosiasi (GAPKI) sedang berada di India untuk melihat situasi. Nanti kita lihat langkah apa yang diperlukan," ungkapnya.

Kenaikan BM CPO ke India ini, lanjut Wamendag, merupakan gejala umum yang terjadi dalam perekonomian dunia saat ini. Krisis di negara-negara maju telah membuat kinerja ekspor menurun, sehingga negara-negara di dunia berusaha memaksimalkan potensi pasar dalam negeri untuk produk-produknya sendiri dengan cara memperketat masuknya produk impor.

"Usaha untuk memproteksi produk dalam negeri terjadi di banyak negara. Ini gejala pada 2012-2013," jelas dia.

Sebagai informasi, setiap tahun Indonesia mengekspor lima juta ton CPO ke India. India tercatat sebagai pasar CPO terbesar Indonesia. Kini, CPO Indonesia dihadapkan pada dua kebijakan baru dari Malaysia yang menetapkan bea ekspor CPO sebesar 0 persen per Februari 2013, serta India yang akan mengenakan bea impor CPO sebesar 2,5 persen. Ancaman ini dikhawatirkan dapat menurunkan ekspor CPO Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
87 Kontainer CPO Ilegal...
87 Kontainer CPO Ilegal Senilai Rp28,7 Miliar Digagalkan di Tanjung Priok
Pemerintah Resmi Berlakukan...
Pemerintah Resmi Berlakukan Aturan Larangan Ekspor CPO
Kesulitan Jual CPO, ...
Kesulitan Jual CPO,  Pabrik Kelapa Sawit Tutup Operasi
Harga CPO Sudah Naik...
Harga CPO Sudah Naik 29% Sepanjang Tahun, Ini Proyeksi di 2022
Hari Ini Melandai, Harga...
Hari Ini Melandai, Harga Minyak Sawit Diramal Masih Bakal Nanjak
Sempat Cetak Rekor,...
Sempat Cetak Rekor, Harga CPO Anjlok 8 Persen di Sesi Jumat Siang
Berita Terkini
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
13 menit yang lalu
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
1 jam yang lalu
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
9 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
10 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved