KFC dan McDonald di China digoyang zat kimia

Jum'at, 25 Januari 2013 - 18:31 WIB
KFC dan McDonald di...
KFC dan McDonald di China digoyang zat kimia
A A A
Sindonews.com - Restoran ayam cepat saji di China kini tengah dibelit masalah. Setelah dikabarkan makanan yang diolah tidak higiens, ayam yang digunakan KFC dan McDonald dikabarkan mengandung kadar kimia berlebihan.

Dilansir Reuters dari kantor berita Xinhua, Jumat (25/1/2013), akibat isu tersebut penjualan produsen ayam cepat saji terbesar di dunia itu anjlok.

Komite Keamanan Pangan Kota Shanghai menilai pemeriksaan KFC terhadap pemasok ayam lemah. Hal itu dibuktikan dengan penemuan tingkat residu kimia yang berlebih di beberapa makanan cepat saji.

Sebelumnya, McDonald Corp juga berada di bawah pengawasan intens media lokal, setelah televisi pemerintah melaporkan pada akhir Desember lalu, beberapa produk ayam mereka mengandung kelebihan obat antivirus dan hormon percepat pertumbuhan.

Di pihak lain, Food and Drug Administration (BPOM) Shanghai menemukan tingkat antibiotik dan steroid dalam ayam KFC aman, meskipun pengawas menemukan tingkat yang mencurigakan dari obat antivirus dalam salah satu dari delapan sampel yang diuji.

Akibat isu tersebut setengah dari pendapatan dan laba bersih kedua restoran di seluruh dunia menyusut lebih dari yang diharapkan pada kuartal keempat 2012.

Chief Executive McDonald, Don Thompson mengatakan, kabar yang menakut-nakuti soal ayam telah menyakiti penjualan McDonald di China selama kuartal keempat.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
59 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved