BoJ sulit penuhi target inflasi 2 persen

Jum'at, 25 Januari 2013 - 19:18 WIB
BoJ sulit penuhi target...
BoJ sulit penuhi target inflasi 2 persen
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ), Masaaki Shirakawa mengemukakan, pihaknya berusaha memenuhi target inflasi dua persen yang ditetapkan pemerintah. Namun, banyak pihak yang meragukan hal itu sulit dicapai kecuali jika negara melakukan reformasi ekonomi.

"Untuk BoJ 'stabilitas harga', berarti wilayah positif antara dua persen (inflasi) dan nol. Saat ini bank akan mencari satu persen. Ini mengambil upaya radikal pemerintah, bank sentral dan sektor swasta untuk mencapai target inflasi dua persen," ujar Shirakawa, Jumat (25/1/2013).

Ketegangan telah berjalan tinggi antara pembuat kebijakan BoJ dan Perdana Menteri Shinzo Abe, 58, yang mengisyaratkan akan mengganti Shirakawa, yang masa jabatannya akan berakhir pada April mendatang.

Abe juga mengancam akan mengubah undang-undang mandat independensi bank jika tidak jatuh dalam garis yang ditetapkan.

Beberapa ekonom dan analis telah menunjuk reformasi struktural ekonomi sebagai kunci dalam memecah kesengsaraan Jepang, dan meragukan kemungkinan mencapai target inflasi saat ekonomi terbesar ketiga di dunia itu terjebak dalam deflasi selama bertahun-tahun.

"Saya akan mengatakan setengah dari pelaku pasar benar-benar percaya target dua persen inflasi akan tercapai," kata Tsuyoshi Ueno, seorang ekonom senior di Perpusnas Research Institute Tokyo.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
1 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
9 jam yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
10 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
10 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
10 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved