Tak IPO, Pos disarankan garap bisnis distribusi logistik
Sabtu, 26 Januari 2013 - 17:50 WIB
Tak IPO, Pos disarankan garap bisnis distribusi logistik
A
A
A
Sindonews. com- Untuk meningkatkan kinerja perusahaan, PT Pos Indonesia disarankan untuk menjajaki bisnisnya ke sektor distribusi logistik. Hal tersebut juga dimaksudkan untuk melindungi kepentingan masyarakat di sektor distribusi logistik.
"Untuk Pos lebih saya sarankan untuk mengubah core bisnis ke sektor distribusi logistik," ujar Pengamat BUMN dan Sekretaris Menteri BUMN periode 2005-2010, Said Didu saat dihubungi, kemarin.
Menurut dia, sektor tersebut saat ini banyak digeluti oleh perusahaan-perusahan swasta. Bahkan, banyak perusahaan asing yang masuk ke sektor tersebut di Tanah Air.
Menurut Said, guna menjaga kepentingan masyarakat sesuai fungsinya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka sektor distribusi logistik perlu digarap secara serius. Adapun, BUMN yang dianggap paling tepat untuk menjajaki sektor tersebut adalah PT Pos Indonesia.
"Masa swasta bisa, PT Pos ga bisa? Malah yang swasta asing di sektor logistik banyak yangg masuk ke Indonesia," tutur Said.
Seperti dikatahui, PT Pos Indonesia bersama dengan PT Pegadaian Persero dan PT Semen Baturaja direncanakan bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Namun, Komite Privatisasi, tidak merestui PT Pos Indonesia dan Pegadaian untuk melepas sebagian sahamnya ke publik. Penyebabnya, PT Pos Indonesia terganjal masalah revaluasi, sedangkan Pegadaian dikhawatirkan akan berorientasi laba.
"Untuk Pos lebih saya sarankan untuk mengubah core bisnis ke sektor distribusi logistik," ujar Pengamat BUMN dan Sekretaris Menteri BUMN periode 2005-2010, Said Didu saat dihubungi, kemarin.
Menurut dia, sektor tersebut saat ini banyak digeluti oleh perusahaan-perusahan swasta. Bahkan, banyak perusahaan asing yang masuk ke sektor tersebut di Tanah Air.
Menurut Said, guna menjaga kepentingan masyarakat sesuai fungsinya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka sektor distribusi logistik perlu digarap secara serius. Adapun, BUMN yang dianggap paling tepat untuk menjajaki sektor tersebut adalah PT Pos Indonesia.
"Masa swasta bisa, PT Pos ga bisa? Malah yang swasta asing di sektor logistik banyak yangg masuk ke Indonesia," tutur Said.
Seperti dikatahui, PT Pos Indonesia bersama dengan PT Pegadaian Persero dan PT Semen Baturaja direncanakan bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Namun, Komite Privatisasi, tidak merestui PT Pos Indonesia dan Pegadaian untuk melepas sebagian sahamnya ke publik. Penyebabnya, PT Pos Indonesia terganjal masalah revaluasi, sedangkan Pegadaian dikhawatirkan akan berorientasi laba.
(rna)
Lihat Juga :