Nilai perkara persekongkolan tender di KPPU Rp8,6 T

Minggu, 27 Januari 2013 - 14:36 WIB
Nilai perkara persekongkolan...
Nilai perkara persekongkolan tender di KPPU Rp8,6 T
A A A
Sindonews.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkapkan, selama periode 2006–2012, dari 173 perkara yang sudah diputuskan, 56 persen atau 97 perkara di antaranya adalah perkara terkait persekongkolan tender pengadaan barang dan jasa. Sementara 76 perkara lainnya terkait perkara penetapan harga dan pengaturan suplai serta penyalahgunaan posisi dominan.

Total nilai proyek dari 97 perkara tender ini sebesar Rp12,35 triliun yang merupakan gabungan dari proyek swasta, BUMN, APBN dan APBD. 75 dari 97 putusan tender ini terbukti telah terjadinya persekongkolan tender yang totalnya senilai Rp8,6 triliun.

Dari 97 perkara ini tercatat 28 perkara tender bersumber dari APBN dan 47 perkara bersumber dana dari APBD. Nilai dari 28 perkara proyek APBN tercatat sebesar Rp7,1 triliun dimana KPPU telah membuktikan persekongkolan 24 perkara di antaranya, atau senilai Rp6,6 triliun.

Sementara untuk tender yang berasal dari dana APBD, KPPU telah memeriksa 47 perkara senilai Rp1,9 triliun dimana 36 dari 47 putusan ini terbukti bersekongkol dengan nilai proyek sebesar Rp1,6 triliun.

Nilai tender yang terbukti bersekongkol yang sebesar Rp8,6 triliun dengan Rp6,6 triliun di antaranya adalah bersumber dari APBN dan Rp1,6 trilun berasal dari APBD menunjukkan nilai inefisiensi dari proyek pengadaan barang dan jasa dalam dunia usaha.

Menghadapi hal ini, Komisioner baru KPPU periode 2012-2017 bertekad untuk sedini mungkin mengadakan pencegahan dengan pembudayaan nilai-nilai persaingan usaha yang sehat dalam pengadaan barang dan jasa, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Visi KPPU adalah terwujud ekonomi yang efisien sehingga perilaku usaha yang menimbulkan inefisiensi seperti ini akan diminimalisi” kata Kepala Biro Humas dan Hukum KPPU. A. Junaidi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/1/2013).

Terlebih lagi, data menunjukkan bahwa dari 212 laporan tertulis yang diterima KPPU pada rentang waktu 2006-2012 ini, 77 persen atau 164 laporan di antaranya terkait dugaan persekongkolan pengadaan barang dan jasa (tender), dan 23 persen atau 48 laporan non tender.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPPU Sebut Persaingan...
KPPU Sebut Persaingan Usaha di Sulsel Barkategori Tinggi
Wasit Persaingan Usaha...
Wasit Persaingan Usaha Rilis Kurikulum Kepatuhan
KPPU Bakal Panggil 10...
KPPU Bakal Panggil 10 Perusahaan Minyak Goreng, Ini Nama-namanya!
Tahun Ini Indeks Persaingan...
Tahun Ini Indeks Persaingan Usaha di Indonesia Naik
Kemitraan Usaha Besar...
Kemitraan Usaha Besar dan UMKM Minimalisir Persaingan Usaha Tidak Sehat
Tutup Celah Pelanggaran...
Tutup Celah Pelanggaran Persaingan Usaha, Pupuk Kaltim Ajak Karyawan Ikut Pelatihan dan Sosialisasi KPPU
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
43 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved