Wall Street ditutup variatif

Selasa, 29 Januari 2013 - 08:27 WIB
Wall Street ditutup...
Wall Street ditutup variatif
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Senin Waktu setempat ditutup variatif. Di tengah melemahnya saham Standard & Poor's (S&P) 500 dan Dow Jones, Indeks Nasdaq berhasil menguat.

Indeks S&P 500 menurun tipis setelah selama delapan hari mengalami reli, sedangkan Indeks Nasdaq menguat setelah saham Apple berhasil rebound. Saham Apple naik 2,3 persen menjadi USD449,83.

Pada perdagangan Senin waktu setempat, The Dow Jones industrial average (DJI) ditutup melemah 14,05 poin atau 0,10 persen menjadi 13.881,93, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) turun 2,78 poin atau 0,18 persen menjadi 1.500,18, sedangkan Nasdaq Composite Index (IXIC) menguat 4,59 poin, atau 0,15 persen, pada 3,154.30.

"Saya pikir level multi tahunan tertinggi harus memiliki keseimbangan antara perdagangan jangka pendek dengan penempatan dana," kata kata Wakil Presiden Senior Wealth Management BB&T, Bucky Hellwig, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (29/1/2013).

Pergerakan saham di Wall Street dipengaruhi tumbuhnya ekonomi ditopang meningkatnya permintaan konsumen. Permintaan barang di Amerika Serikat (AS) naik 4,6 persen pada Desember, yang jauh diatas ekspektasi 1,8 persen. Disamping itu, kinerja perusahaan juga jauh di atas ekspektasi.

Data Thomson Reuters menyebutkan, dari 150 perusahaan di Indeks S&P 500 yang telah melaporkan kinerjanya, 67,3 persen diatas ekspektasi analis dan merupakan level tertinggi selama empat kuartal terakhir dan di atas rata-rata sejak 1994.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
12 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
22 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
38 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
40 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
50 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved