Ekspor mebel Jepara hanya capai Rp964 miliar

Selasa, 29 Januari 2013 - 13:16 WIB
Ekspor mebel Jepara...
Ekspor mebel Jepara hanya capai Rp964 miliar
A A A
Sindonews.com - Ekspor mebel, furniture dan produk ukir Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ke sejumlah negara di dunia dilaporkan turun drastis selama 2012.

Krisis ekonomi di kawasan Eropa dan Amerika Serikat dituding menjadi faktor kuat menurunnya ekspor berbagai produk berbahan kayu asal Kota Ukir tersebut. Pada 2012, nilai ekspor Jepara sebesar USD102,7 juta atau sekitar Rp964 miliar dengan jumlah volume ekspor sebanyak 29,8 juta kilogram kg.

Jumlah tersebut menurun dibanding dengan ekspor pada 2011 yang mencapai USD111,6 juta atau setara dengan Rp980,2 miliar dengan jumlah volume ekspor sebanyak 34 juta kg.

Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Subkhan mengatakan, penurunan nilai ekspor produk berbahan kayu asal Kota Ukir pada 2012 cukup mengagetkan. Sebab, selama tiga tahun terakhir (2009-2011) tren ekspor mebel Jepara mengalami kenaikan, baik dari sisi volume, nilai ekspor maupun negara tujuan serta eksportir asal Jepara.

"Ekspor kita tersebar di 101 negara dengan jumlah eksportir sebanyak 268 perusahaan. Tapi pada 2011 jumlah eksportir tinggal 240 perusahaan," kata Subkhan, di Jepara, Selasa (29/1/2012).

Menurut Subkhan, penurunan ekspor mebel Jepara ini dipengaruhi krisis ekonomi yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Padahal, kedua kawasan tersebut merupakan negara importir terbesar mebel Jepara.

Krisis ekonomi tersebut berimbas pada tingkat daya beli masyarakat di kedua kawasan tersebut, terlebih kepada produk-produk berbahan kayu asal Jepara.

Kondisi ini diperparah dengan kebijakan pemerintah negeri Paman Sam yang membebani para importir setempat untuk menambah biaya asuransi kepada para pekerjanya. Sehingga, biaya produksi menjadi melonjak dan berimbas pada menipisnya laba dan kemampuan impor perusahaan.

"Penurunan ini tidak terjadi pada mebel saja, tapi juga untuk ekspor produk-produk lainnya asal Jepara seperti kerajinan dari karet, misalya keramik, sandal, alas kaki, dan lain sebagainya," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Usai Garap Pasar AS,...
Usai Garap Pasar AS, Sohnne Siap Pasarkan Furnitur Indonesia ke Luar Negeri
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Dorong Transformasi,...
Dorong Transformasi, Nilai Ekspor Mebel dan Kerajinan Jepara Tembus Rp5 Triliun
Berkah Pandemi buat...
Berkah Pandemi buat Industri Furnitur: Ekspor Tumbuh 5%
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved