Dua BUMN batal IPO, BEI tak revisi target

Kamis, 31 Januari 2013 - 12:16 WIB
Dua BUMN batal IPO,...
Dua BUMN batal IPO, BEI tak revisi target
A A A
Sindonews.com - Tak disetujui dua badan usaha milik negara (BUMN) yang diajukan untuk melakukan melapas sahamnya (initial public offering/IPO) pada tahun ini tidak serta merta membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menurunkan target jumlah emiten baru yang mencatatkan sahamnya (listing) di BEI.

Hal ini karena jumlah BUMN yang belum melakukan IPO masih cukup banyak, sehingga masih terbuka peluang untuk mencapai target tersebut.

"Perusahaan BUMN yang belum IPO kan masih banyak. Jangan hanya karena dua perusahaan BUMN tidak jadi (IPO), maka pesimis tidak ada yang IPO. Jangan hanya fokus pada dua perusahaan tersebut karena masih banyak perusahaan BUMN lain," terang Direktur Utama BEI, Ito Warsito di Gedung BEI Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Namun demikian, diakui Ito, untuk proses IPO BUMN, otoritas Bursa menyerahkan kepada ketentuan yang berlaku dan bagaimana fokus BUMN dalam merespon tantangan ekonomi ke depan.

"Jumlah perusahaan BUMN saat ini ada 141 perusahaan. Dari jumlah tersebut, yang baru IPO ada 18 perusahaan. Itu artinya, masih ada sekitar 107 perusahaan BUMN yang belum IPO. Namun, itu semua tergantung bagaimana fokus BUMN saja," tegas Ito.

Seperti diketahui, BEI pada tahun ini menargetkan sebanyak 30 perusahaan bisa menjadi perusahaan publik. Jumlah tersebut naik dibanding target tahun sebelumnya yang hanya 25 emiten.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
43 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved