APEI : Kode etik SIPE rampung akhir Februari

Senin, 04 Februari 2013 - 12:57 WIB
APEI : Kode etik SIPE...
APEI : Kode etik SIPE rampung akhir Februari
A A A
Sindonews.com - Untuk mendukung peningkatan integritas dan kualitas anggota bursa (AB), Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) mengaku tengah merampungkan kerangka kode etik terkait Sistem Informasi Perusahaan Efek (SIPE) yang ditargetkan rampung pada akhir Februari tahun ini.

"Saat ini sudah jadi bentuk web case. Sekarang sedang tahap perjanjian anggota bursa atau term conditions, jadi seperti ada kode etiknya," terang Ketua APEI, Lily Widjaja di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (4/2/2013).

SIPE ini, lanjut Lily, dibangun karena ada kebutuhan para anggota bursa. "Dengan adanya SIPE ini diharapkan dapat menjaga industri pasar modal dengan membagi informasi karyawan dan nasabah yang bandel di pasar modal kita," tambah dia.

Untuk mendukung terbitnya kode etik tersebut, Lily menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan BEI. Selain itu, penyusunan kode etik dalam SIPE ini, diakui Lily, juga dibantu oleh Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).

Secara rinci dalam SIPE nantinya, perusahaan efeklah yang memiliki kewenangan untuk memasukkan data yang berkenaan dengan kode etik yang disusun.

"Bisa saja ada direksi yang telah mendapatkan wewenang untuk mengisi data dalam SIPE tersebut, tetapi kita ingin yang input data adalah presiden direktur perusahaan efek. SIPE itu harus punya dasar, ada fakta dan tidak bersifat dugaan. Masuk ke SIPE tersebut harus ada aturan main," tutur Lily.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
26 Perusahaan Antre...
26 Perusahaan Antre IPO di Bursa Efek Indonesia
6 Perusahaan Masuk Bursa...
6 Perusahaan Masuk Bursa Pekan Ini, Ada SMIL hingga JATI
5 Perusahaan Antre IPO...
5 Perusahaan Antre IPO Tahun Ini, Cek Daftarnya
7 Perusahaan Antre IPO,...
7 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
33 Perusahaan Dapat...
33 Perusahaan Dapat Nilai 'E' dari Bursa Efek Indonesia
Perusahaan Pembiayaan...
Perusahaan Pembiayaan Buka Keran Rp200 Triliun untuk Restrukturisasi Kredit
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
30 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
59 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 27 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved