Keuntungan Hitachi anjlok 41 persen

Senin, 04 Februari 2013 - 16:39 WIB
Keuntungan Hitachi anjlok...
Keuntungan Hitachi anjlok 41 persen
A A A
Sindonews.com - Perusahaan multinasional Jepang, Hitachi melaporkan penurunan keuntungan per kuartal hingga 41 persen akibat melemahnya permintaan pada sektor mesin konstruksi dan peralatan otomotif.

Dilansir Global Post, Senin (4/2/2013), perusahaan yang juga membangun reaktor nuklir ini mengatakan, memperoleh keuntungan 20,2 miliar yen (USD217,8 miliar) pada kuartal ketiga hingga Desember, turun 34,2 miliar yen dari tahun sebelumnya. Penjualan Hitachi tergelincir tujuh persen sampai 2,11 triliun yen.

Dalam sembilan bulan hingga Desember 2012, Hitachi mencatat laba bersih turun menjadi 50,3 miliar yen dari 85,1 miliar yen pada 2011.

Pelemahan terjadi di unit peralatan konstruksi akibat rendahnya penjualan excavator hidrolik sebagai imbas dari penurunan permintaan di China.

Namun, kekuatan pada sistem infrastruktur sosial dan industri, yang meliputi lift dan bisnis eskalator, ikut mendorong penjualan.

Pada Oktober 2012, Hitachi mengatakan akan membeli listrik atom Inggris, Horison, dalam memperluas bisnis nuklir di luar negeri, seharga 696 juta pounds (USD1,09 miliar).

Hitachi bakal mengambil alih pembangunan dua atau tiga reaktor nuklir 1.300 megawatt di masing-masing stasiun tenaga nuklir Inggris.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved