IHSG masih dibayangi aksi profit taking

Selasa, 05 Februari 2013 - 08:06 WIB
IHSG masih dibayangi...
IHSG masih dibayangi aksi profit taking
A A A
Sindonews.com - Hari kedua perdagangan pekan ke dua bulan Februari, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih akan menerima ujian dari potensi terjadinya aksi ambil untung oleh investor sebagai langkah menyelamatkan aset mereka.

"Meski menghijau, namun terlihat adanya tekanan jual yang lebih besar dibandingkan dorongan IHSG untuk bertahan di area positif," terang Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Selasa (5/2/2013).

Dia memperkirakan, IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada support 4.460-4.475 dan resistance 4.525-4.532. Berpola spinning sentuh upper bollinger bands (UBB). MACD cenderung naik dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bertahan di atas area overbought.

"Peluang untuk terjadinya profit taking bisa saja kembali terjadi dan pola perdagangan kemungkinan juga tidak akan jauh berbeda dengan intraday pada Senin (4/2), namun diharapkan adanya rilis dari China dan perkiraan PDB Indonesia yang diharapkan bisa positif bisa menahan pelemahan tersebut," tutur Reza.

Pada perdagangan kemarin, setelah melewati berbagai sentimen dan derasnya aksi profit taking, IHSG akhirnya mampu mendarat di teritori positif.

"Padahal bila kita lihat sepanjang intraday perdagangan, IHSG memasuki tren penurunan dan bahkan sempat mampir ke zona merah," kata Reza.

Variatifnya bursa saham Asia dan kekhawatiran akan terjadinya pelemahan pasca menyentuh level tertinggi terbarunya menjadikan IHSG cenderung tertahan, namun masih kuatnya aksi beli asing dan sempat menghijaunya bursa saham Eropa mampu membawa IHSG melompat ke area hijau meski tipis.

Sepanjang perdagangan hari senin kemarin, IHSG menyentuh level 4.518,95 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.469,92 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.490,57.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi menurun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
45 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved