Pesawat Batavia masih nongkrong di Bandara Soetta
Selasa, 05 Februari 2013 - 14:06 WIB
Pesawat Batavia masih nongkrong di Bandara Soetta
A
A
A
Sindonews.com - Setelah hampir lima hari sejak dinyatakan pailit, pesawat milik Batavia Air yang berhenti beroperasi masih terlihat di apron dan hanggar Bandara Soekarno Hatta (Soetta).
PT Angkasa Pura (AP) II sebagai pengelola bandara mengaku hari ini telah melayangkan surat kepada pihak kurator untuk segera memindahkan pesawat-pesawat milik Batavia.
"Hari ini, kami akan menyurati dan mengundang kurator untuk meminta pesawat-pesawat yang masih ada segera ditarik," kata Corporate Secretary PT AP II, Trisno Heriyadi, Selasa (5/2/2013).
Trisno mengatakan, unit terkait di PT AP II sudah berhasil berkomunikasi dengan pihak kurator, dan saat ini pihaknya fokus untuk berkordinasi masalah penyelesaian hal-hal yang bersangkutan antara PT AP II dengan Batavia.
"Ada tiga pesawat yang di apron dan tiga di hanggar. Secepatnya, kami minta dipindahkan karena ini mengganggu aktivitas yang ada," ujar dia menegaskan.
Terkait dengan counter penjulan tiket yang digunakan Batavia diterminal 1, kata Trisno sudah diamankan. Karena sejak dinyatakan pailit, ruangan tersebut sudah dikunci dan dibawah tanggung jawab PT AP II.
PT Angkasa Pura (AP) II sebagai pengelola bandara mengaku hari ini telah melayangkan surat kepada pihak kurator untuk segera memindahkan pesawat-pesawat milik Batavia.
"Hari ini, kami akan menyurati dan mengundang kurator untuk meminta pesawat-pesawat yang masih ada segera ditarik," kata Corporate Secretary PT AP II, Trisno Heriyadi, Selasa (5/2/2013).
Trisno mengatakan, unit terkait di PT AP II sudah berhasil berkomunikasi dengan pihak kurator, dan saat ini pihaknya fokus untuk berkordinasi masalah penyelesaian hal-hal yang bersangkutan antara PT AP II dengan Batavia.
"Ada tiga pesawat yang di apron dan tiga di hanggar. Secepatnya, kami minta dipindahkan karena ini mengganggu aktivitas yang ada," ujar dia menegaskan.
Terkait dengan counter penjulan tiket yang digunakan Batavia diterminal 1, kata Trisno sudah diamankan. Karena sejak dinyatakan pailit, ruangan tersebut sudah dikunci dan dibawah tanggung jawab PT AP II.
(izz)
Lihat Juga :