IHSG bakal diwarnai aksi jual
Rabu, 06 Februari 2013 - 07:56 WIB
IHSG bakal diwarnai aksi jual
A
A
A
Sindonews.com - Masih adanya tekanan jual yang mewarnai perdagangan hingga hari ini diproyeksikan masih akan memaksa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah tanpa adanya kekuatan.
"IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah," terang Riset Analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (6/2/2013).
Tekanan jual ini, lanjut Purwoko, di samping adanya sentimen negatif dari luar, ditembusnya rekor tertinggi IHSG di level 4.500 mendorong psikologis para investor untuk menyelamatkan asetnya dengan melakukan aksi jual.
"Kami masih melihat munculnya tekanan jual disaat indeks menembus 4.500. Kisaran support-resistance hari ini 4.460-4.500," ujarnya.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah -0,25 persen. Pelemahan didorong oleh sentiment negatif dari bursa regional.
Purwoko menungkapkan, banyak sekali sentimen negatif yang berhembus saat itu. Sehari sebelumnya, bursa Amerika ditutup melemah, dikarenakan sentimen negatif dari kawasan Eropa. Bursa Amerika terkoreksi sekitar 1 persen dan bursa-bursa di Eropa lebih buruk lagi.
"Kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa kembali menghadang lagi disebabkan gejolak politik di negara Spanyol. PM Spanyol mendapat tekanan untuk mundur dari oposisi," kat dia.
Permasalahan di Spanyol ini, kata Purwoko, cukup membuat khawatir pasar karena sebelumnya Spanyol memang bermasalah dengan utang dan anggarannya. "Imbal hasil surat utang Spanyol dan Itali 10 tahun masing-masing naik 23bp dan 14bp," jelasnya.
"IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah," terang Riset Analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (6/2/2013).
Tekanan jual ini, lanjut Purwoko, di samping adanya sentimen negatif dari luar, ditembusnya rekor tertinggi IHSG di level 4.500 mendorong psikologis para investor untuk menyelamatkan asetnya dengan melakukan aksi jual.
"Kami masih melihat munculnya tekanan jual disaat indeks menembus 4.500. Kisaran support-resistance hari ini 4.460-4.500," ujarnya.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah -0,25 persen. Pelemahan didorong oleh sentiment negatif dari bursa regional.
Purwoko menungkapkan, banyak sekali sentimen negatif yang berhembus saat itu. Sehari sebelumnya, bursa Amerika ditutup melemah, dikarenakan sentimen negatif dari kawasan Eropa. Bursa Amerika terkoreksi sekitar 1 persen dan bursa-bursa di Eropa lebih buruk lagi.
"Kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa kembali menghadang lagi disebabkan gejolak politik di negara Spanyol. PM Spanyol mendapat tekanan untuk mundur dari oposisi," kat dia.
Permasalahan di Spanyol ini, kata Purwoko, cukup membuat khawatir pasar karena sebelumnya Spanyol memang bermasalah dengan utang dan anggarannya. "Imbal hasil surat utang Spanyol dan Itali 10 tahun masing-masing naik 23bp dan 14bp," jelasnya.
(izz)
Lihat Juga :