Pertamina Jateng-DIY minta tambahan alokasi elpiji 3 Kg

Rabu, 06 Februari 2013 - 14:56 WIB
Pertamina Jateng-DIY...
Pertamina Jateng-DIY minta tambahan alokasi elpiji 3 Kg
A A A
Sindonews.com - Pertamina Jawa Tengah-DIY meminta tambahan alokasi elpiji 3 kilogram (kg) kepada pemerintah pusat. Sebab, kecenderungan konsumsi warga dua provinsi bertetangga tersebut terhadap elpiji subsidi terus meningkat.

Assistent Manager External Relation Pertamina Jateng-DIY, Heppy Wulansari mengatakan, rata-rata tingkat konsumsi warga Jateng dan DIY terhadap elpiji 3 kg meningkat 7 persen per tahun. Peningkatan tersebut dipengaruhi sejumlah fakto, mulai dari bertambahnya jumlah konsumen rumah tangga, hingga melonjaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bahan bakar usahanya tergantung pada elpiji 3 kg.

Menurut Heppy, kondisi ini harus diantisipasi. Jika tidak, bisa berimbas pada ketersediaan elpiji bersubsidi di pasaran. "Makanya kita minta tambahan alokasi. Usulan permintaan sudah kita ajukan kepada gubernur. Nanti gubernur yang meneruskan ke Presiden RI. Sebab penentu alokasi memang pemerintah pusat," kata Heppy, Rabu (6/2/2013).

Pertamina, kata dia, meminta tambahan alokasi sebanyak 15 persen yang dihitung dari realisasi penyaluran elpiji 3 kg pada 2012. Untuk Provinsi DIY, realisasi tahun lalu, sebanyak 20.674.205 tabung elpiji 3 kg. Praktis, usulan alokasi untuk 2013, sebanyak 23.775.336 tabung.

Sementara, realisasi distribusi untuk Provinsi Jateng pada 2012 sebanyak 192.853.064 tabung. Sehingga, perlu tambahan sebanyak 221.781.024 tabung. "Semoga saja usulan tambahan alokasi ini disetujui," katanya.

Kasi Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Sofyan Duhri mengakui tingkat konsumsi warga terhadap elpiji 3 kg naik. Karena itu, pihaknya mengajukan tambahan alokasi elpiji untuk Kabupaten Kudus kepada Dirjen Migas. Sebab alokasi 2012, Kudus hanya dijatah 5.221.348 tabung. "Tambahan yang kita ajukan 15 persen dari alokasi awal. Jika disetujui maka Kudus akan mendapatkan jatah sebanyak 6.004.293 tabung," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
19 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
55 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved