Mobile internet diprediksi selamatkan industri telekomunikasi

Kamis, 07 Februari 2013 - 15:59 WIB
Mobile internet diprediksi...
Mobile internet diprediksi selamatkan industri telekomunikasi
A A A
Sindonews.com - Frost & Sullivan memprediksi mobile internet akan menjadi “penyelamat” industri telekomunikasi Indonesia di tahun 2013 karena akan membuka cakrawala baru di luar segmen komunikasi data.

Demam mobile internet” akan berkontribusi pada pertumbuhan industri telekomunikasi Indonesia dan menguntungkan para pelakunya. Harga ponsel cerdas yang semakin murah dan tingginya tingkat adopsi jejaring sosial akan mendorong pertumbuhan tersebut.

Head of Consulting ICT Practice, Indonesia, Frost & Sullivan, Dev Yusmananda mengungkapkan, seiring dengan kondisi pasar yang makin kompetitif, para pelaku industri telekomunikasi Indonesia perlu bertransformasi sebagai upaya untuk mempertahankan pertumbuhan.

Oleh karena itu, layanan data mobile yang menawarkan nilai tambah mulai menjadi sumber pertumbuhan pendapatan yang penting bagi operator-operator di Indonesia.

Dia menambahkan bahwa mobile internet akan tetap menjadi pendorong tingginya penetrasi internet di Indonesia dan menciptakan sumber-sumber pendapatan potensial bagi para pelaku industri telekomunikasi dengan berpartisipasi dalam tren “mobile monetization”.

”Empat sumber pendapatan di luar segmen komunikasi data adalah mobilisasi (tren dimana perangkat, piranti lunak dan layanan teknologi mulai mengadaptasi dan menggabungkan fitur-fitur dan kemampuan yang dimiliki ponsel cerdas), Mobile payment, Mobile e-commerce, dan mobile advertising,” kata Dev dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/2/2013).

Seiring dengan meningkatnya penggunaan mobile internet, Frost & Sullivan memprediksi perangkat-perangkat nirkabel akan tumbuh secara signifikan. Dev menjelaskan bahwa pada 2013 wireless dongle diperkirakan tumbuh 47.5 persen CAGR, sementara ponsel cerdas tumbuh sekitar 16.1 persen CAGR dan tablet mencapai 11.6 persen CAGR.

Sementara itu, Nitin Bhat, Partner, Frost & Sullivan mengungkapkan, secara global, pengapalan ponsel cerdas tumbuh pesat dan diproyeksikan mencapai 1 miliar pada 2016. Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat dalam hal pengapalan ponsel cerdas, mencapai 37.6 persen di periode waktu yang sama.

"Di tahun 2015, Asia Pasifik akan menjadi wilayah terbesar untuk mobile payment dengan Jepang dan Korea Selatan sebagai pemimpin. Namun, layanan mobile payment di Jepang sebagian besar didorong oleh operator dimana keterlibatan institusi keuangan masih bersifat parsial,” tutup Nitin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jangkau Semua Wilayah...
Jangkau Semua Wilayah di Indonesia, SPL dan Protelindo Siapkan Teknologi HAPS
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
Hampir 100% Operasional...
Hampir 100% Operasional Telkomsel Dikendalikan dari Rumah
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel...
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel Melayani Masyarakat untuk Kemajuan Indonesia
Kualitas Infrastruktur...
Kualitas Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi selama Mudik 2023 Terjaga
Tawarkan Layanan Data...
Tawarkan Layanan Data 'Bebas Khawatir', Benarkah akan Ada Operator Baru?
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
9 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
10 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
10 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
11 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
12 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
13 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved