Cetak rekor lagi, IHSG berhasil tembus 4.503
Kamis, 07 Februari 2013 - 16:03 WIB
Cetak rekor lagi, IHSG berhasil tembus 4.503
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini menembus level 4.500, rekor terbaru setelah berulang kali berhasil mencatat angka baru dalam beberapa hari belakangan ini. IHSG sore ini ditutup menguat 4,17 poin atau 0,09 persen ke level 4.503,15.
Penguatan IHSG terlihat Sejak perdagangan pagi tadi, dengan dibuka menguat 20,97 poin atau 0,47 persen ke level 4.500,41. Penguatan berlanjut pada penutupan sesi I siang tadi, dengan menguat 2,72 poin atau 0,06 persen ke level 4.501,70.
Adapun rekor harian tertinggi IHSG berada pada level 4.514,87. Sementara, Indeks LQ45 berakhir pada teritori hijau, dengan menguat 1,67 poin ke level 771,52. Kondisi ini berebda dengan indeks di kawasan Asia, yang ditutup memerah.
Indeks Komposit Shanghai terkoreksi 15,95 poin atau 0,66 persen ke level 2.418,53; Indeks Straits Times melemah 19,36 poin atau 0,59 persen ke level 3.257,07; Indeks Hang Seng merosot 79,93 poin atau 0,34 persen ke level 23.1177 dan Indeks Nikkei 225 anjlok 106,68 poin atau 0,93 persen ke level 11.357,07.
Tercatat sebanyak 142 saham naik, 119 saham turun dan 123 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp7 triliun dengan volume perdagangan 5,18 miliar saham. Transaksi bersih asing mencapai Rp2,06 triliun.
Sektor penggerak IHSG yang menguat, yakni konsumer, aneka industri, manufaktur, keuangan dan properti. Sedangkan sektor yang menurun, yaitu agri, tambang, infrastruktur, perdagangan dan industri dasar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp50 ke Rp6.000, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik Rp50 ke Rp3.900 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp250 ke Rp6.600.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) tumbang Rp250 ke Rp1.750, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp300 ke Rp40.500, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp100 ke Rp9.700.
Penguatan IHSG terlihat Sejak perdagangan pagi tadi, dengan dibuka menguat 20,97 poin atau 0,47 persen ke level 4.500,41. Penguatan berlanjut pada penutupan sesi I siang tadi, dengan menguat 2,72 poin atau 0,06 persen ke level 4.501,70.
Adapun rekor harian tertinggi IHSG berada pada level 4.514,87. Sementara, Indeks LQ45 berakhir pada teritori hijau, dengan menguat 1,67 poin ke level 771,52. Kondisi ini berebda dengan indeks di kawasan Asia, yang ditutup memerah.
Indeks Komposit Shanghai terkoreksi 15,95 poin atau 0,66 persen ke level 2.418,53; Indeks Straits Times melemah 19,36 poin atau 0,59 persen ke level 3.257,07; Indeks Hang Seng merosot 79,93 poin atau 0,34 persen ke level 23.1177 dan Indeks Nikkei 225 anjlok 106,68 poin atau 0,93 persen ke level 11.357,07.
Tercatat sebanyak 142 saham naik, 119 saham turun dan 123 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp7 triliun dengan volume perdagangan 5,18 miliar saham. Transaksi bersih asing mencapai Rp2,06 triliun.
Sektor penggerak IHSG yang menguat, yakni konsumer, aneka industri, manufaktur, keuangan dan properti. Sedangkan sektor yang menurun, yaitu agri, tambang, infrastruktur, perdagangan dan industri dasar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp50 ke Rp6.000, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik Rp50 ke Rp3.900 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp250 ke Rp6.600.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) tumbang Rp250 ke Rp1.750, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp300 ke Rp40.500, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp100 ke Rp9.700.
(rna)
Lihat Juga :