Kemenpera dorong pembangunan rumah cetak di Malang

Kamis, 07 Februari 2013 - 17:34 WIB
Kemenpera dorong pembangunan...
Kemenpera dorong pembangunan rumah cetak di Malang
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) terus mendorong para pengembang di Kota Malang, Jawa Timur, untuk membangun rumah cetak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Saat ini salah satu pengembang di wilayah tersebut, yakni PT Bulan Terang Utama bahkan telah menyatakan minat dan siap membangun sekitar 4.000 rumah cetak di Kota Malang.

Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz menyatakan, jumlah kebutuhan rumah di Kota Malang berdasarkan data yang diterimanya cukup besar. Adanya pembangunan rumah cetak tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah pasokan rumah untuk masyarakat.

"Kemenpera akan terus mendorong para pengembang untuk membangun rumah cetak di Malang. Apalagi ada salah satu pengembang yakni PT Bulan Terang Utama di Kota Malang yang telah membangun dan siap memproduksi rumah cetak tersebut," kata Djan dalam rilisnya kepada Sindonews, Kamis (7/2/2013).

Rumah cetak di Kota Malang tersebut, dibuat dengan rangka besi dan dinding yang dicor beton sama dengan rumah contoh yang ada di Kemenpera. Sedangkan proses pengerjaan hingga penyelesaian akhir tidak memakan waktu lama sebab rangka besi rumahnya sudah disiapkan sebelumnya.

"Adanya rumah cetak di Kota Malang merupakan kejutan tersendiri bagi saya. Karena itu, dalam kunjungan kerja ini saya khususkan untuk melihat proses pembangunannya di lapangan. Jadi pengembang juga bisa membangun rumah cetak dalam waktu singkat dan murah," ujarnya.

Terkait dengan daya tahan rumah cetak tersebut, Menpera mengungkapkan rumah tersebut tahan gempa dan sudah diuji ketahanannya oleh Kementerian PU beberapa waktu lalu. Ke depan, dirinya juga berharap untuk mengajak kerjasama dengan sejumlah universitas di Indonesia untuk menguji ketahanan rumah cetak tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bulan Terang Utama, Umang Gianto menuturkan, pihaknya akan mengembangkan lahan seluas 200 ha di wilayah Kota Malang. Saat ini sekitar 75 persen dari luas tanahnya siap untuk dibangun. Sedangkan rumah cetak yang dibangun nantinya berukuran tipe 36 luas tanah 65 meter persegi dan harga jualnya sekitar Rp88 juta.

"PT Bulan Terang Utama berencana membangun 1.000 rumah cetak dalam waktu satu bulan. Kami telah mempelajari proses dan teknologi dalam pembangunan rumah cetak sehingga pengerjaannya lebih mudah dan produksi dalam jumlah besar," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
20 menit yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
41 menit yang lalu
Buka Peluang Cuan Baru,...
Buka Peluang Cuan Baru, POJ dan TOP Kolaborasi Tambah Armada Ride-Hailing
43 menit yang lalu
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
1 jam yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
1 jam yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved