Manajemen pariwisata Indonesia amburadul

Jum'at, 08 Februari 2013 - 17:44 WIB
Manajemen pariwisata...
Manajemen pariwisata Indonesia amburadul
A A A
Sindonews.com - Pelaku usaha pariwisata, Herry Ginanjar mengatakan, tingginya ongkos wisata di Indonesia tidak lepas dari belum tertatanya manajemen pariwisata, yang menghubungkan antara agen perjalanan, industri, tempat wisata, dan lainnya.

Sinergitas antara berbagai komponen pariwisata akan meminimalisir biaya pariwisata yang mesti di tanggung wisatawan.

"Di Malaysia atau Thailand, ada kerja sama antara agen perjalanan, industri, dan tempat wisata, untuk subsidi silang ongkos transportasi, makan, dan lainnya. Sehingga tarifnya lebih murah," kata Herry, Jumat (8/2/2013).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, JAR Travels yang juga begerak sebagai agen perjalanan wisata khusus komunita, baru bisa melayani perjalanan dari Indonesia ke luar negeri. Karena, pariwisata lebih mudah di garap dengan tarif hemat.

Marketing Director JAR Travels, Aditya Aryatama mengatakan, market masyarakat yang berkunjung ke luar negeri cukup besar. Data yang dirilis Kementrian Pariwisata RI, masyarakat yang gemar melakukan traveling sebanyak 59 juta orang atau sekitar 12 persen melakukan traveling ke luar negeri. "Dari 12 persen market, kami menargetkan menarik sekitar 2 persen," kata Aditya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
24 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
50 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
56 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved