Industri garmen dituntut tingkatkan daya saing

Jum'at, 08 Februari 2013 - 18:44 WIB
Industri garmen dituntut...
Industri garmen dituntut tingkatkan daya saing
A A A
Sindonews,com - Program Manager BWI-ILO, Simon Field mengatakan, Jawa Barat (Jabar) merupakan sentra industri garmen di Indonesia yang penting untuk ditingkatkan daya saing dan produktifitasnya.

Salah satu upaya peningkatan daya saing melalui peningkatan keselamatan kerja. Upaya yang bisa dilakukan ILO yaitu membantu standar ketenagakerjaan di industri garmen. Program BWI telah dilakukan sejak 2011 dengan sasaran pertama kali adalah industri di Jabodetabek, Purwakarta, Karawang, serta Subang.

Saat ini, sebanyak 71 industri garmen yang terdaftar di ILO. Untuk tahap kedua ini, sebanyak tujuh industri garmen di Bandung Raya dan Majalengka. Selain di Jabar, program serupa diadakan di Jateng yang juga menjadi sentra industri garmen. Disasarnya industri garmen tidak terlepas dari kendala standar tenaga kerja yang disyaratkan oleh buyers.

Menurut Senior Enterprise Advisor BWI, M Anis Nugroho, industri garmen di Jabar kebanyakan memperoleh order dari buyers merek-merek ternama internasional. Buyers itulah yang mensyaratkan standar tenaga kerja seperti menyangkut hak pekerja yang harus dipenuhi. Jika tidak, industri garmen akan kehilangan order.

Saat ini, sedikitnya ada 25 merek internasional yang bersepakat dengan program BWI. Jika industri mampu memenuhi persyaratan standar tenaga kerja, maka ada peluang memperoleh order buyers merek internasional tersebut.

Program serupa juga diadakan bagi industri-industri di lima negara lainnya. Yaitu, Vietnam, Yordania, Haiti, Lesotho dan Nikaragua. Kasus ketenagakerjaan yang sering diabaikan oleh industri maupun perusahaan di Indonesia berupa kasus K-3.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
33 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
14 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved