Pekan depan, IHSG diprediksi melemah
Minggu, 10 Februari 2013 - 18:18 WIB
Pekan depan, IHSG diprediksi melemah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan memiliki peluang melemah lantaran IHSG sudah berada di area jenuh beli (overbought).
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG pada pekan depan terlihat membentuk pola seperti doji star pada upper bollinger bands. MACD masih bergerak datar (flat) dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic telah melewati area overbought dan ada kecenderungan downreversal.
"Dengan terbentuknya candle tersebut, kami mengkhawatirkan akan terjadinya pola downreversal karena ternyata IHSG tidak dapat bertahan lebih lama di area overbought," kata dia, Minggu (10/2/2013).
Ditambah adanya aksi jual bersih (nett sell) asing kemungkinan akan memicu aksi jual selanjutnya. Jika pelemahan IHSG terjadi, Reza berharap, dapat tertahan oleh sejumlah rilis maupun data-data ekonomi yang positif dan berada pada jalur konsloidasinya, sehingga pelemahan terjadi dalam rentang terbatas.
Menurut Reza, posisi IHSG kemarin menjelang Tahun Baru Imlek berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama sebelum 2012, dimana masih berada pada area tengah bollinger band yang masih berpotensi memberikan kesempatan IHSG untuk berbalik menguat (upreversal).
Pada dua tahun terakhir, 2012 dan saat ini, posisi IHSG jelang IHSG justru di batas atas bollinger band yang berpotensi memicu downreversal. "Namun, kami berharap pelemahan yang terjadi terbatas dengan adanya data-data ekonomi yang dapat dirilis positif dan kinerja emiten, meski hanya bersifat unaudited (belum audit)," ujarnya.
Reza memprediksi, IHSG pada pekan depan akan bergerak pada level support 4.432-4.465, sedangkan resistance pada kisaran 4.512-4.532. Adapun, saham-saham yang direkomendasikan untuk diperhatikan, antara lain ITMG, ASII, WIKA, PTPP, AKRA, SCMB, UNVR, CPIN, MNCN, BABP, ARNA dan ACES.
IHSG setelah berulang kali berhasil menembus rekor baru, akhirnya terkoreksi meninggalkan level 4.500 pada Jumat (8/2/2013). IHSG pada hari itu ditutup merosot 11,88 poin atau 0,3 persen ke level 4.491,27.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG pada pekan depan terlihat membentuk pola seperti doji star pada upper bollinger bands. MACD masih bergerak datar (flat) dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic telah melewati area overbought dan ada kecenderungan downreversal.
"Dengan terbentuknya candle tersebut, kami mengkhawatirkan akan terjadinya pola downreversal karena ternyata IHSG tidak dapat bertahan lebih lama di area overbought," kata dia, Minggu (10/2/2013).
Ditambah adanya aksi jual bersih (nett sell) asing kemungkinan akan memicu aksi jual selanjutnya. Jika pelemahan IHSG terjadi, Reza berharap, dapat tertahan oleh sejumlah rilis maupun data-data ekonomi yang positif dan berada pada jalur konsloidasinya, sehingga pelemahan terjadi dalam rentang terbatas.
Menurut Reza, posisi IHSG kemarin menjelang Tahun Baru Imlek berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama sebelum 2012, dimana masih berada pada area tengah bollinger band yang masih berpotensi memberikan kesempatan IHSG untuk berbalik menguat (upreversal).
Pada dua tahun terakhir, 2012 dan saat ini, posisi IHSG jelang IHSG justru di batas atas bollinger band yang berpotensi memicu downreversal. "Namun, kami berharap pelemahan yang terjadi terbatas dengan adanya data-data ekonomi yang dapat dirilis positif dan kinerja emiten, meski hanya bersifat unaudited (belum audit)," ujarnya.
Reza memprediksi, IHSG pada pekan depan akan bergerak pada level support 4.432-4.465, sedangkan resistance pada kisaran 4.512-4.532. Adapun, saham-saham yang direkomendasikan untuk diperhatikan, antara lain ITMG, ASII, WIKA, PTPP, AKRA, SCMB, UNVR, CPIN, MNCN, BABP, ARNA dan ACES.
IHSG setelah berulang kali berhasil menembus rekor baru, akhirnya terkoreksi meninggalkan level 4.500 pada Jumat (8/2/2013). IHSG pada hari itu ditutup merosot 11,88 poin atau 0,3 persen ke level 4.491,27.
(rna)
Lihat Juga :