Sentimen positif jaga IHSG dalam tren naik
Selasa, 12 Februari 2013 - 08:03 WIB
Sentimen positif jaga IHSG dalam tren naik
A
A
A
Sindonews.com - Dibanjirinya indeks harga saham gabungan (IHSG) oleh laporan kinerja keuangan setahun penuh 2012 dari emiten-emiten tampak akan berdampak cukup serius dan mampu menjaga IHSG tetap berada pada tren naik.
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang menyebutkan, Bursa Indonesia yang saat ini sedang dipenuhi keluarnya laporan keuangan emiten 2012 serta belanja modal dan aksi korporasi yang akan dilakukan sepanjang tahun 2013 plus konsistennya arus modal yang masuk ke market dengan total jumlah terakhir sekitar Rp9,12 triliun akan memberi imbas positif terhadap gerak IHSG.
"Hal itu menjaga IHSG tetap dalam jalur bullish dan kalaupun terkoreksi hanya terbatas sebagai dampak minor profit taking dari trader "cumi-cumi" alis trader kecil," terang Edwin, Selasa (12/20/2013).
Ditengah sepinya rilis data ekonomi dan laporan keuangan emiten yang hampir selesai pelaporannya dan ditengah market yang sudah naik 6,4 persen selama enam minggu berturut-turut dari awal tahun 2013 atau 500 hari tanpa adanya 10 persen koreksi, maka saat ini market perlu cooling down sambil menunggu katalis baru untuk mendorong pasar.
Dari pasar global, akhirnya Dow Jones ditutup terkoreksi tipis 21,73 poin atau 0,16 persen dalam perdagangan Senin diiringi turunnya The Vix sebesar 0,61 persen ditutup pada level 12,94 ditengah tipisnya volume perdagangan.
IHSG pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak pada level support 4.481. Sedangkan, resistance pada level 4.540.
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang menyebutkan, Bursa Indonesia yang saat ini sedang dipenuhi keluarnya laporan keuangan emiten 2012 serta belanja modal dan aksi korporasi yang akan dilakukan sepanjang tahun 2013 plus konsistennya arus modal yang masuk ke market dengan total jumlah terakhir sekitar Rp9,12 triliun akan memberi imbas positif terhadap gerak IHSG.
"Hal itu menjaga IHSG tetap dalam jalur bullish dan kalaupun terkoreksi hanya terbatas sebagai dampak minor profit taking dari trader "cumi-cumi" alis trader kecil," terang Edwin, Selasa (12/20/2013).
Ditengah sepinya rilis data ekonomi dan laporan keuangan emiten yang hampir selesai pelaporannya dan ditengah market yang sudah naik 6,4 persen selama enam minggu berturut-turut dari awal tahun 2013 atau 500 hari tanpa adanya 10 persen koreksi, maka saat ini market perlu cooling down sambil menunggu katalis baru untuk mendorong pasar.
Dari pasar global, akhirnya Dow Jones ditutup terkoreksi tipis 21,73 poin atau 0,16 persen dalam perdagangan Senin diiringi turunnya The Vix sebesar 0,61 persen ditutup pada level 12,94 ditengah tipisnya volume perdagangan.
IHSG pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak pada level support 4.481. Sedangkan, resistance pada level 4.540.
(rna)
Lihat Juga :