McDonalds Australia ubah pelayanan pelanggan

Selasa, 12 Februari 2013 - 13:46 WIB
McDonalds Australia...
McDonalds Australia ubah pelayanan pelanggan
A A A
Sindonews.com - Waralaba cepat saji McDonald untuk pertama kalinya memberikan pelayanan restoran yang berbeda bagi pelanggan di Australia.

Tidak seperti biasa, menyajikan makanan di kotak kertas dan peralatan makanan dari plastik, salah satu restoran di sana melayani pelanggan lengkap dengan piring porselen, gelas, dan peralatan dari logam.

Tidak hanya itu, makanan juga diantar oleh pelayan ke meja dan pelanggan dapat menyeka bibir dengan kain serbet usai makan.

"Ini sangat popular. Semua orang tampak menyukai itu," kata Manager Store McDonald, Michelle Steain, seperti dilansir Reuters, Selasa (12/2/2013).

Glenn dan Katia Dwarte, pemilik waralaba di Warilla, sekitar 100 km (62 mil) selatan Sydney, meminta izin kepada perusahaan pusat untuk ide tersebut setelah kebiasaan mereka melayani orang tua Mr Dwarte dengan sendok garpu dan piring yang menarik perhatian pengunjung lain.

Ini bukan pertama kalinya Dwartes, yang telah memiliki toko selama 20 tahun melakukan inovasi untuk rantai makanan cepat saji. Tahun lalu, mereka juga menarik perhatian kantor pusat McDonald di Chicago, AS, setelah membuat aplikasi iPhone yang memungkinkan pelanggan memesan dan membayar di muka sebelum tiba di toko.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
10 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
17 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved