Obama serukan perdagangan bebas dengan Uni Eropa

Rabu, 13 Februari 2013 - 11:46 WIB
Obama serukan perdagangan...
Obama serukan perdagangan bebas dengan Uni Eropa
A A A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyerukan pembicaraan perjanjian perdagangan bebas yang lebih luas dengan 27 negara Uni Eropa, untuk mencapai kesepakatan setengah dari output ekonomi dunia.

"Malam ini (waktu AS) saya mengumumkan, bahwa kita akan meluncurkan pembicaraan tentang Perdagangan Transatlantic secara komprehensif dan kemitraan investasi dengan Uni Eropa untuk perdagangan bebas dan adil lintas Atlantik guna mendukung jutaan good-paying pekerjaan di Amerika," kata Obama dalam pidato tahunannya seperti dilansir Reuters, Rabu (13/2/2013).

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah memiliki hubungan ekonomi terbesar di dunia, merupakan salah satu yang paling rumit. Sebuah fakta akan menyatukan Amerika Serikat, ekonomi terbesar dunia, dengan empat negara lain di sepuluh besar, yakni Jerman, Prancis, Inggris dan Italia.

Dihadapkan dengan pertumbuhan ekonomi yang lambat di kedua sisi Atlantik dan meningkatnya persaingan dengan China dan negara berkembang, para sekutu mulai mencari cara membangun hubungan yang lebih baik.

Pekan lalu, para pemimpin Uni Eropa mendukung pembicaraan perdagangan bebas dengan Amerika Serikat, meletakkannya sebagai agenda besar utama, mencakup negosiasi dengan Kanada dan Jepang.

Total perdagangan Amerika Serikat dan Uni Eropa saat ini lebih dari USD600 miliar per tahun. Termasuk penjualan mayoritas perusahaan milik AS atau Uni Eropa di pasar masing-masing, menambah sekitar USD1,2 miliar.

Tercatat, perusahaan-perusahaan AS telah menginvestasikan USD1,9 triliun pada produksi, distribusi dan operasi lainnya di Uni Eropa, jauh lebih besar daripada di China atau tempat lain di dunia. Sementara perusahaan Uni Eropa telah menginvestasikan dana sekitar USD1,6 triliun di AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
2 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
3 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
4 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved