Pemkot Bandung waspadai SIUP perdagangan palsu

Jum'at, 15 Februari 2013 - 17:56 WIB
Pemkot Bandung waspadai...
Pemkot Bandung waspadai SIUP perdagangan palsu
A A A
Sindonews.com - Pemilik usaha di Kota Bandung patut mencurigai adanya oknum pembuat surat izin usaha perdagangan (SIUP) palsu. Sebab dengan iming-iming cepatnya pembuatan izin, SIUP bisa dikantongi namun tidak teregistrasi di Pemkot Bandung.

"Oleh karena itu, pemohon izin harus langsung datang ke BPPT, agar tidak dirugikan, dan Pemkot juga tidak dirugikan dengan keluar izin palsu," kata Kepala Bidang Penyidikan Satpol PP Kota Bandung, Teddy Wirakusumah di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (15/2/2013).

Teddy mengutarakan demikian, sebab baru sebulan lalu pihaknya menemukan kasus SIUP palsu di Panyileukan Kecamatan Gedebage. SIUP palsu tersebut dikantongi warga pemilik warung, yang telah memiliki izin gangguan (HO). Namun, sebelum lahirnya Perda Minimarket, warung tersebut secara kajian teknis dinyatakan sebagai minimarket.

"Kami pun menindaklanjuti perizinannya setelah lahirnya Perda, karena tidak ada izinnya, kami berencana menyegel 17 hari kemudian," kata Teddy.

Dalam rentang waktu 17 hari itu, pemilik warung tidak merespon setelah diperingati dengan surat sebanyak dua kali. Akan tetapi, saat hari eksekusi, SIUP pun ditunjukkan pada petugas.

Petugas pun mencurigai adanya SIUP yang secara tiba-tiba dikantongi pedagang. Kecurigaan kemudian dikroscek di BPPT, dan menunjukkan nomor register SIUP bukan atas nama pemilik warung. Lagipula secara fisik, tidak ada garis barcode.

"Sayangnya dengan ada penekanan minimarket sesuai Perda, pemilik warung malah mengurus ke oknum," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, tutur Teddy, pemilik toko tidak tahu siapa oknum pembuat SIUP. Pemilik toko diminta bayaran Rp2,5 juta yang jauh lebih mahal dari biaya sebenarnya, namun pembuatannya cepat.

"Sampai saat ini, sedang diinvestigasi pelakunya. Kalau PNS akan diserahkan ke inspektorat, kalau masyarakat biasa akan dilimpahkan ke polisi," tegasnya.

Keberadaan warung tersebut merupakan salah satu rujukan dari Dinas KUKM Industri dan Perdagangan. Dari target operasi, sebanyak 48 minimarket disidak, 25 di antaranya sudah memiliki izin, sisanya belum dan satu mengantongi SIUP palsu.

Kemungkinan adanya izin palsu ini, diakui Teddy, tidak hanya satu, karena fisiknya nyaris mirip 100 persen. Dia pun mengaku kecolongan dengan adanya pencorengan nama Pemkot Bandung.

Namun, untuk penindaklanjutannya tergantung ajuan dari dinas bersangkutan. "Ini satu pertanda baik, ke depannya akan dilaksanakan case by case. Tergantung integrasi SKPD dengan kami, eksekutor Perda," ucapnya.

Pekan lalu pun telah dilaksanakan pemanggilan BPPT, Diskoperindag, dan Satpol PP ke Komisi A DPRD Kota Bandung, untuk membahas hal ini. Komisi A mendesak agar temuan SIUP palsu diinvestigasi inspektorat. SKPD berwenang diharapkan mencari kemungkinan adanya kasus serupa di minimarket lain.

"Kami harap tindak lanjutnya lancar dan cepat selesai, kalau pelakunya merupakan PNS, harus ditindak administratif," ujar anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Donny Kusmedi.

Dia mengimbau agar pengusaha bersangkutan segera membuat izin asli. Inspektur Kota Bandung Koswara menyatakan masih menelusuri pembuat SIUP palsu ini. "Belum maksimal penindaklanjutannya, karena kami masih mengaudit laporan keuangan SKPD," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2.078 Izin Usaha Pertambangan...
2.078 Izin Usaha Pertambangan Dicabut, Pemerintah Tak Pandang Bulu Siapa Pemiliknya
2.087 IUP Dicabut, Bahlil:...
2.087 IUP Dicabut, Bahlil: Tak Ada Pengusaha Tertentu yang Kendalikan Pemerintah
Holywings Pondok Indah...
Holywings Pondok Indah Satu-satunya Gerai yang Tidak Disegel Pemprov DKI
Pertamina Bakal Cabut...
Pertamina Bakal Cabut Izin SPBU Buntut Pom Bensin Curangi Meteran
Curhat Jokowi Saat Masih...
Curhat Jokowi Saat Masih Susah Jadi Pengusaha: Urus Izin Usaha Harus Bayar
Izin Operasional Sektor...
Izin Operasional Sektor Kesehatan Mendominasi di Semester I/2020
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
34 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
41 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Waspadai Penyakit yang...
Waspadai Penyakit yang Rentan Menyerang saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved