RUU Perdagangan diharapkan bisa menahan impor

Selasa, 19 Februari 2013 - 16:59 WIB
RUU Perdagangan diharapkan...
RUU Perdagangan diharapkan bisa menahan impor
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat, Deddy Widjaya berharap, Randangan Undang-Undang (RUU) Perdagangan mampu mengerem produk impor. Apalagi, pada 2015 Indonesia akan menghadapi Asean Economic Community (AEC).

Menurutnya, pelaku usaha berharap dengan digulirkannya RUU Perdagangan dapat memberi angin segar bagi industri dalam negeri. Melalui RUU tersebut, lembaga legislatif bisa membuat draf yang meringankan pelaku usaha. Seperti memberi insentif dalam bentuk pembebasan pungutan resmi dan tidak resmi.

Pemerintah, lanjut dia, bisa menarik pendapatan dari pelaku industri melalui skema lainnya yang lebih meringankan. "Bagaimana kita bisa bersaing dengan produk impor, sementara biaya operasional kami tidak bisa ditekan akibat tingginya jumlah pungutan resmi dan tidak resmi," katanya, Selasa (19/2/2013).

Deddy menuturkan, ancaman terhadap industri dalam negeri, akan dirasakan di Jawa Barat. Karena, di kawasan ini terdapat ribuan industri yang bergerak di sektor tekstil dan produk tesktil (TPT), serta produk konsumtif lainnya.

Dari sisi perdagangan, Indonesia akan bersaing dengan sejumlah negara seperti Thailand dan Malaysia. Sedangkan dari sisi sumberdaya manusia (SDM), Indonesia akan berhadapan dengan Birma, Vietnam, dan beberapa negara berkembang lainnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UU Cipta Kerja Gairahkan...
UU Cipta Kerja Gairahkan Investasi dan Perdagangan Internasional
Disetujui Jadi UU, Indonesia...
Disetujui Jadi UU, Indonesia Punya Jalan Tol Perdagangan Internasional
Penimbun Minyak Goreng...
Penimbun Minyak Goreng Lakukan Kejahatan Pangan, DPR: Harus Dijerat UU Perdagangan
Ketua Umum ICCA Dukung...
Ketua Umum ICCA Dukung Pansel DK-OJK dan Implementasi UU PPSK
Pemerintah Bakal Bikin...
Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru Buntut Tarif AS, Berikut Isinya
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
24 menit yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
1 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
13 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved