Wall Street menguat ditopang aksi merger

Rabu, 20 Februari 2013 - 08:39 WIB
Wall Street menguat...
Wall Street menguat ditopang aksi merger
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup naik menyusul aksi merger sejumlah perusahaan. Ini mendorong investor mnedapat keuntungan di pasar, bahkan selama indeks menuju lever tertinggi.

Saham Office Depot Inc melonjak 9,4 persen ke USD5,02 setelah sumber yang mengetahui kabar tersebut mengatakan perusahaan pengecer alat kantor tersebut sedang melakukan pembicaraan untuk bergabung dengan perusahaan saingannya yang lebih kecil, OfficeMax Inc.

Kabar tersebut muncul setelah Berkshire Hathway dan mitranya setuju untuk mengakuisisi H.J Heiz Co sebesar USD23 juta. Ini diikuti perusahaan brewer asal Meksiko, Grupo Modelo yang merevisi nilai akuisisi Anheuser-Busch InBev sebesar USD20 miliar.

Transaksi merger tersebut membantu saham-saham berbalik arah karena investor menggunakan kesempatan itu untuk melakukan aksi beli. Indeks S&P naik sekitar 7 persen sepanjang tahun ini dan selama tujuh minggu terakhir terus menerus sejak Januari 2011. Sedangkan Indeks Dow Jones ditutup 0,9 persen dari rekor tertinggi.

Indeks Dow Jones naik 53,91 poin atau 0,39 persen ke 14.035,67; Indeks S&P500 menguat 11,15 poin atau 0,73 persen ke 1.530,94 dan Indeks Nasdaq naik 21,56 poin atau 0,68 persen ke 3.213,56.

“Transaksi ini memberi imbas positif untuk pasar saham,“ kata analis pasar dan broker di FuturePath Trading LLC di Chicago, Frank Lesh seperti dikutip Reuters, Rabu (20/2/2013).

Lebih dari USD158 juta transaksi telah dilakukan sepanjang 2013, dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan 57 persen volume transkasi global.

Penguatan Wall Street sejak awal tahin didorong membaiknya laba bersih emiten yang di atas ekspektasi, kesepakatan di Washington untuk menunda pemotongan balanja anggaran maupun kenaikan pajak yang dapat memperburuk perekonomian.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved