Kemendag tidak menargetkan nilai ekspor ke Eropa
Rabu, 20 Februari 2013 - 12:57 WIB
Kemendag tidak menargetkan nilai ekspor ke Eropa
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui tidak menetapkan target nilai ekspor ke kawasan Eropa. Meski demikian, Kemendag menggarisbawahi bahwa upaya menggenjot ekspor ke Eropa akan terus dilakukan.
"Kita tidak ingin membuat target dengan angka tapi kami berupaya," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Gusmardi Bustami kepada wartawan di Kemendag, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Menurut Gusmardi, bila tahun ini nilai ekspor ke Eropa bisa sama dengan tahun 2012 saja sudah merupakan prestasi yang patut disyukuri. "Kita berupaya mempertahankan ekspor kita ke Eropa dengan misi-misi dagang. Target kita mempertahankan yang sudah ada sembari meningkatkan ekspornya," imbuhnya.
Dia beralasan, kondisi ekonomi Eropa yang masih buruk membuat daya beli masyarakatnya jatuh. Akibatnya, ekspor Indonesia ke benua biru ini pun terganggu sehingga mempertahankan nilai ekspor saja sudah sangat sulit.
"Eropa sekarang ini sedang mengalami pelemahan dalam beberapa tahun terakhir, jadi ini juga suatu kekhawatiran kita dan juga hampir semua negara di dunia," jelasnya.
Sebagai salah satu upaya menggiatkan ekspor ke Eropa, Indonesia mengadakan misi dagang dan mengikuti sejumlah pameran di Eropa, salah satunya adalah Pameran MUBA di Swiss pada 22 Februari-3 Maret 2013.
Diharapkan, ekspor ke Swiss dan negara-negara tetangganya bisa digalakkan melalui acara ini. "Tentu kita berharap bisa meningkatkan penjualan di Swiss maupun Jerman dan Perancis," pungkas Gusmardi.
"Kita tidak ingin membuat target dengan angka tapi kami berupaya," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Gusmardi Bustami kepada wartawan di Kemendag, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Menurut Gusmardi, bila tahun ini nilai ekspor ke Eropa bisa sama dengan tahun 2012 saja sudah merupakan prestasi yang patut disyukuri. "Kita berupaya mempertahankan ekspor kita ke Eropa dengan misi-misi dagang. Target kita mempertahankan yang sudah ada sembari meningkatkan ekspornya," imbuhnya.
Dia beralasan, kondisi ekonomi Eropa yang masih buruk membuat daya beli masyarakatnya jatuh. Akibatnya, ekspor Indonesia ke benua biru ini pun terganggu sehingga mempertahankan nilai ekspor saja sudah sangat sulit.
"Eropa sekarang ini sedang mengalami pelemahan dalam beberapa tahun terakhir, jadi ini juga suatu kekhawatiran kita dan juga hampir semua negara di dunia," jelasnya.
Sebagai salah satu upaya menggiatkan ekspor ke Eropa, Indonesia mengadakan misi dagang dan mengikuti sejumlah pameran di Eropa, salah satunya adalah Pameran MUBA di Swiss pada 22 Februari-3 Maret 2013.
Diharapkan, ekspor ke Swiss dan negara-negara tetangganya bisa digalakkan melalui acara ini. "Tentu kita berharap bisa meningkatkan penjualan di Swiss maupun Jerman dan Perancis," pungkas Gusmardi.
(gpr)
Lihat Juga :