IHSG terkoreksi 2 poin ke 4.632
Kamis, 21 Februari 2013 - 16:01 WIB
IHSG terkoreksi 2 poin ke 4.632
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini berakhir melemah 2,05 poin atau 0,04 persen ke level 4.632,40. Koreksi yang terjadi seiring sentimen negatif dari pasar global dan aksi ambil untung (profit taking) yang terjadi di pasar.
Pada penutupan siang tadi, meski seluruh indeks di kawasan Asia memerah, IHSG berhasil bertahan di teritori hijau, dengan menguat 8,91 poin atau 0,19 persen ke level 4.643,37. Padahal pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 12,03 poin atau 0,26 persen ke level 4.622,42 dari poisisi penutupan perdagangan hari sebelumnya di level 4.634,45.
Posisi IHSG tertinggi pada perdagangan hari ini berada di level 4.656,13. Sementara, Indeks LQ45 sore ini ditutup turun 0,28 poin atau 0,04 persen ke level 790,71.
Indeks kawasan Asia Kamis (21/2/20133) berakhir di teritori merah. Indeks Shanghai merosot 71,23 poin atau 2,97 persen ke 2.325,95; Indeks Nikkei 225 tergerus 159,15 atau 1,39 persen ke 11.309,13, Indeks Straits Times turun 27,13 poin atau 0,82 persen ke 3.281,76 dan Indeks Hang Seng anjlok 400,74 poin atau 1,72 persen ke 22.906,67.
Sementara, di Bursa Indonesia sebanyak 86 saham tercatat naik, 175 saham turun dan 121 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp6,52 triliun dengan volume perdagangan mencapai 8,1 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp831,81 miliar.
Sektor yang menguat, yakni aneka industri, manufaktur, perdagangan, konsumer dan properti. Sektor yang melemah adalah agri, tambang, infrastruktur, keuangan dan industri dasar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Adhi Karya tbk (ADHI) naik Rp100 ke Rp2.500, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp50 ke Rp9.300 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp50 ke Rp6.150.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp18.700,PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp100 ke Rp5.550 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 ke Rp21.500.
Pada penutupan siang tadi, meski seluruh indeks di kawasan Asia memerah, IHSG berhasil bertahan di teritori hijau, dengan menguat 8,91 poin atau 0,19 persen ke level 4.643,37. Padahal pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 12,03 poin atau 0,26 persen ke level 4.622,42 dari poisisi penutupan perdagangan hari sebelumnya di level 4.634,45.
Posisi IHSG tertinggi pada perdagangan hari ini berada di level 4.656,13. Sementara, Indeks LQ45 sore ini ditutup turun 0,28 poin atau 0,04 persen ke level 790,71.
Indeks kawasan Asia Kamis (21/2/20133) berakhir di teritori merah. Indeks Shanghai merosot 71,23 poin atau 2,97 persen ke 2.325,95; Indeks Nikkei 225 tergerus 159,15 atau 1,39 persen ke 11.309,13, Indeks Straits Times turun 27,13 poin atau 0,82 persen ke 3.281,76 dan Indeks Hang Seng anjlok 400,74 poin atau 1,72 persen ke 22.906,67.
Sementara, di Bursa Indonesia sebanyak 86 saham tercatat naik, 175 saham turun dan 121 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp6,52 triliun dengan volume perdagangan mencapai 8,1 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp831,81 miliar.
Sektor yang menguat, yakni aneka industri, manufaktur, perdagangan, konsumer dan properti. Sektor yang melemah adalah agri, tambang, infrastruktur, keuangan dan industri dasar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Adhi Karya tbk (ADHI) naik Rp100 ke Rp2.500, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp50 ke Rp9.300 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp50 ke Rp6.150.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp18.700,PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp100 ke Rp5.550 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 ke Rp21.500.
(rna)
Lihat Juga :