Industri sepatu Cibaduyut masih berorientasi domestik

Selasa, 26 Februari 2013 - 14:59 WIB
Industri sepatu Cibaduyut...
Industri sepatu Cibaduyut masih berorientasi domestik
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan Arif mengakui, bahwa produk sepatu Cibaduyut, Bandung masih berorientasi domestik.

Sejauh ini, produk Cibaduyut belum bisa ekspor secara langsung. Meski, sebagain sudah ada yang melalui trading dan penjualan online. Penjualan sepatu, juga harus mendapatkan ISO untuk beberapa kriteria.

"Untuk bisa mendaptkan pangsa pasar ekspor mesti ada jaminan kualitas. Ini yang sedang kita dorong, agar secara kualitas produk Cibaduyut sesuai kebutuhan pangsa pasar dunia," jelas Ferry, Selasa (26/2/2013).

Selain itu, dia juga mengakui, Indonesia termasuk pengekspor sepatu dalam jumlah besar. Setiap tahun, Indonesia mengekspor sekitar 200 juta pasang sepatu. Sayang, sepatu tersebut merupakan produksi industri pabrikan berskala besar. Sebagiannya berlisensi internasional.

Meski demikian, Ferry mengklaim, potensi sepatu Cibaduyut menyasar ekspor sangat besar. Beberapa negara, terutama negara tropis, memiliki karakteristik iklim yang sesuai dengan sepatu kulit buatan Cibaduyut. Potensi tersebut, semestinya bisa digarap perajin asal Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI Jabar & Banten, M Zaeni Aboe Amin mengatakan, pelatihan membuat sepatu yang dilakukan Bank Indonesia dalam rangka menggerakkan kembali produksi sepati Cibaduyut. Tahap pertama, BI melatih 16 peserta dari berbagai latar belakang. Mereka selanjutnya akan diserap industri sepatu di kawasan ini. "Pelatihan sebagai upaya meningkatkan daya saing Sepatu Cibaduyut," katanya.

Zaeni mengakui, peningkatan daya saing produk perlu dilakukan sejak dini dalam menghadapi persaingan pasar. Apalagi, Indonesia akan menghadapi Asean Economikc Community (AEC) pada 2015. Perdagangan antara negara di kawasan Asean akan lebih terbuka.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
10 menit yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
19 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
1 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
1 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
2 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved